Connect with us

METROPOLITAN

Data Imigran Myanmar yang Diamankan

Published

on

Banten Hits.com–  Para imigran asal Myanmar yang diamankan Polsek Mauk dari bagan pemancingan warga Desa Karang Serang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, seluruhnya adalah laki-laki.

Berikut data para imigran Myanmar yang diamankan Polsek Mauk: Hemdi Ruben (25), Emdis Saiful (28), Khalid Husain (27), Faruk (27), Endi Baca (27), Emdi Mausma Can (25), Muhamad Hanan (28), Emdi Saidul (29), Emdi Milton (32), Alfad (28), Muhidin (29), Muhamad Babul (28), Muhamad Anis Rohman (32), Muhamad Bobes (26), Muhamad Zulfikar (25), dan Kamal (30).

Kini, ke 16 imigran gelap asal Myanmar tersebut sudah diserahkan ke Kantor Imigrasi Tangerang guna proses lebih lanjut.

Banten Hits.com–  Para imigran asal Myanmar yang diamankan Polsek Mauk dari bagan pemancingan warga Desa Karang Serang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, seluruhnya adalah laki-laki.

Berikut data para imigran Myanmar yang diamankan Polsek Mauk: Hemdi Ruben (25), Emdis Saiful (28), Khalid Husain (27), Faruk (27), Endi Baca (27), Emdi Mausma Can (25), Muhamad Hanan (28), Emdi Saidul (29), Emdi Milton (32), Alfad (28), Muhidin (29), Muhamad Babul (28), Muhamad Anis Rohman (32), Muhamad Bobes (26), Muhamad Zulfikar (25), dan Kamal (30).

Kini, ke 16 imigran gelap asal Myanmar tersebut sudah diserahkan ke Kantor Imigrasi Tangerang guna proses lebih lanjut.

Sebelumnya, Polsek Mauk kembali mengamankan 16 imigran asal Myanmar di bagan pemancingan ikan yang berjarak 2 kilo meter dari bibir pantai Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Senin (15/04/2012) pagi.

Para imigran Myanmar ini sempat transit di Malaysia dan Medan . “Warga  Myanmar dibunuh karena sedang konflik politik di negaranya. Makanya warga menyelamatkan diri ke negara-negara lain,” Kata salah satu warga Myanmar, yang kini di amankan petugas Polsek Mauk, Khalid Husen (27).

Kapolsek Mauk AKP Suhendar, Mengatakan, pihaknya mengetahui keberadaan para imigran tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar pada Senin (15/04/2013) pukul 08.00 WIB.

“Warga melaporkan, ada 16 imigran di bagan pemancingan milik warga,” kata Suhendar.

Berbekal informasi warga tersebut, petugas kepolisian dari Polsek Mauk dan TNI AL yang berada di pos Keamanan Laut (Kamla) Tanjung Kait, kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.

“Berbekal informasi tersebut, kami cek bersama TNI AL. Ternyata benar, ada 16 warga Myanmar yang tidak dibekali dokumen resmi. Mereka hanya memiliki selembaran kertas dari UNHCR,” kata AKP Suhendar.(Ahmad Ramzy)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 1 =

Trending