Connect with us

METROPOLITAN

Warga Korban Banjir Keluhkan Minimnya Bantuan

Published

on

Banten Hits.com – Ratusan warga di Kelurahan Gondrong dan Petir, Kecamatan Cipondoh yang rumahnya kembali terendam banjir sejak Kamis malam mengeluhkan minimnya bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Tangerang.

Ahmad Gozali (37), warga Gondrong Udik misalnya mengaku belum memperoleh bantuan sejak rumahnya terendam Kamis malam. Dia bahkan sempat mempertanyakan respon petugas Kelurahan dan Kecamatan setempat yang dianggapnya kurang peduli dengan warga korban banjir.

Banten Hits.com – Ratusan warga di Kelurahan Gondrong dan Petir, Kecamatan Cipondoh yang rumahnya kembali terendam banjir sejak Kamis malam mengeluhkan minimnya bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Tangerang.

Ahmad Gozali (37), warga Gondrong Udik misalnya mengaku belum memperoleh bantuan sejak rumahnya terendam Kamis malam. Dia bahkan sempat mempertanyakan respon petugas Kelurahan dan Kecamatan setempat yang dianggapnya kurang peduli dengan warga korban banjir.

BACA :  Naskah Tiba, 17.101 Siswa di Tangsel Siap Ikut UN

“Sejak pagi, saya dan keluarga belum makan. Kalau seperti ini, bisa-bisa pada jatuh sakit semua,” ujarnya kesal.

Hal serupa dialami Siti Khodijah (29), warga korban banjir lainnya yang memiliki seorang balita. Kendati rumahnya terendam banjir dengan ketinggian 30 centimeter, ia memilih tetap bertahan di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Saat ini, dirinya mengaku kehabisan stok makanan dan susu untuk putrinya yang baru berusia tiga bulan. Ia bingung harus membeli kemana, karena toko yang biasanya buka malah tutup karena banjir.  “Mudah-mudahan, segera ada bantuan makanan dan susu buat anak saya. Kalau saya sih tidak dapat bantuan tidak apa-apa. Asal buat anak saya saja,” harapnya.

BACA :  KRL ke Rangkasbitung Berhenti Beroperasi; Angkot di Terminal Mandala 'Arak' Keranda Mayat

Banjir yang merendam ratusan rumah di dua kelurahan tersebut diduga disebabkan karena adanya pembangunan perumahan Green Lake City.  Hal itu seperti diungkapkan Syaifudin (21), warga Kelurahan Gondrong lainnya.

Menurutnya, sebelum ada proyek pembangunan perumahan, rumahnya dan pemukiman warga lainya tidak pernah banjir.Namun sekarang, dalam sebulan sudah lebih dari empat kali terjadi banjir.

“Coba lihat, dulu di sini tidak pernah banjir. Masa sekarang malah banjir, dan tinggi lagi banjirnya. Ini karena ada proyek Green Lake,” ujarnya.

Sementara itu, hingga Jumat sore (19/04/2013), banjir masih merendam sedikitnya lebih dari 600 rumah warga di Kelurahan Gondrong dan Petir. Jika sebelumnya ketinggian air berkisar 50 centimeter hingga satu meter lebih, kini sudah mulai berangsur surut.

BACA :  Peredaran 256 Butir Ekstasi di Kota Santri Dicegah Polres Pandeglang, Pengusaha Jakarta Diburu 

Kendati demikian, warga masih terus waspada karena khawatir banjir kembali naik lagi dan hujan diperkirakan akan terus turun serta banjir kiriman dari Bogor. (Viks)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler