Connect with us

METROPOLITAN

SMPN 7 Bantah Siswanya Terlibat Tawuran

Published

on

Banten Hits.com – Pihak SMPN 7 Batu Ceper, Kota Tangerang Banten, meminta petugas kepolisian mengusut tuntas siapa pelaku tawuran dan pengeroyokan, yang menyebabkan tewasnya Teddy (14), siswanya yang tewas terjebak dalam tawuran dua kubu sekolah, pada Kamis (25/04/2013).

Kepala Sekolah SMPN 7, Ade Heriana menyatakan pihak sekolah sangat terpukul dengan tewasnya salah seorang siswa mereka. “Kami sangat terpukul, ini benar-benar diluar dugaan,” ujar Ade.

Banten Hits.com – Pihak SMPN 7 Batu Ceper, Kota Tangerang Banten, meminta petugas kepolisian mengusut tuntas siapa pelaku tawuran dan pengeroyokan, yang menyebabkan tewasnya Teddy (14), siswanya yang tewas terjebak dalam tawuran dua kubu sekolah, pada Kamis (25/04/2013).

BACA :  Banyak Palang Pintu KA 'Tak Berpenghuni', Kades di Cibadak Ramai-ramai Kritik Dishub Banten

Kepala Sekolah SMPN 7, Ade Heriana menyatakan pihak sekolah sangat terpukul dengan tewasnya salah seorang siswa mereka. “Kami sangat terpukul, ini benar-benar diluar dugaan,” ujar Ade.

Ade menegaskan, siswanya atas nama almarhum Teddy, Muhammad Ikhsan Abdul Hakim, dan Muhammad Abduh tidaklah terlibat tawuran. Melainkan menjadi korban tawuran antara dua kubu sekolah.

“Siswa kami bukan salah satu dari dua kubu sekolah yang tengah tawuran tersebut,” tegas Ade.

Karena beberapa jam sebelum kejadian yang merenggut nyawa Teddy, pihak sekolah mengadakan bimbingan pada jam 09.30 hingga 10.30 wib pada Kamis (25/4).

Bimbingan yang diberikan guru tersebut bertujuan agar siswa tidak kumpul-kumpul sepulang sekolah, coret-coret baju, apalagi tawuran. Saat itu sekolah memerintahkan siswanya untuk langsung pulang ke rumah masing-masing.

BACA :  Warga Dua Desa di Cibadak Setop Paksa Aktivitas Pembangunan Tol Serang-Panimbang

“Langkah ini kami ambil karena kami tahu betul, daerah sekitar sekolah kami rawan tawuran. Makanya kami berikan bimbingan seperti itu,” tutur Ade.

Namun nasib malang melanda Teddy, Ikhsan, dan Abduh, ketiganya malah terjebak tawuran dua kubu sekolah pada sore harinya. Ketiganya sudah pulang ke rumah masing-masing lalu kemudian bermain disalah satu teman mereka.

“Kami betul-betul terpukul, kami harap polisi segera usut tuntas kejadian ini, siapa pelakunya, dan semoga dapat ganjaran seberat-beratnya,” jelas Ade.

Seperti diberitakan,  Teddy (14), siswa kelas tiga SMPN 7 Batu Ceper Kota Tangerang meregang nyawa, karena dikeroyok segerombolan siswa lain usai mengikuti ujian nasional hari terakhir, Kamis (25/04/2013).

BACA :  Mayang, Sebutan Wanita Asal Ciledug Tangerang yang Tewas dalam Kardus

Insiden ini terjadi, saat Teddy bersama kedua rekannya Muhammad Ikhsan Abdul Hakim (14), dan Muhammad Abduh (14), berboncengan pulang dari sekolah dan akan pulang ke Komplek Perumahan Angkasa Pura, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Tiba-tiba di perjalanan, ia bersama temannya terjebak dalam tawuran yang terjadi usai pelaksanaan Ujian Nasional hari terakhir. (Rie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler