Connect with us

METROPOLITAN

UN Berakhir Maut, 1 Tewas 2 Luka

Published

on

Banten Hits.com – Sungguh tragis nasib yang dialami Teddy (14). Siswa kelas tiga SMPN 7 Batu Ceper Kota Tangerang meregang nyawa, karena dikeroyok segerombolan siswa lain usai mengikuti ujian nasional hari terakhir, Kamis (25/04/2013).

Insiden ini terjadi, saat Teddy bersama kedua rekannya Muhammad Ikhsan Abdul Hakim (14), dan Muhammad Abduh (14), berboncengan pulang dari sekolah dan akan pulang ke Komplek Perumahan Angkasa Pura, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Tiba-tiba di perjalanan, ia bersama temannya terjebak dalam tawuran yang terjadi usai pelaksanaan Ujian Nasional hari terakhir.

Banten Hits.com – Sungguh tragis nasib yang dialami Teddy (14). Siswa kelas tiga SMPN 7 Batu Ceper Kota Tangerang meregang nyawa, karena dikeroyok segerombolan siswa lain usai mengikuti ujian nasional hari terakhir, Kamis (25/04/2013).

BACA :  992 Personel Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2018 di Tangerang

Insiden ini terjadi, saat Teddy bersama kedua rekannya Muhammad Ikhsan Abdul Hakim (14), dan Muhammad Abduh (14), berboncengan pulang dari sekolah dan akan pulang ke Komplek Perumahan Angkasa Pura, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Tiba-tiba di perjalanan, ia bersama temannya terjebak dalam tawuran yang terjadi usai pelaksanaan Ujian Nasional hari terakhir.

“Menurut cerita Ikhsan, di tengah jalan, teman saya ini, terjebak dua kelompok siswa SMP yang tengah tawuran,” ujar Adi Agung, teman sekolah korban, saat ditemui di ruang UGD RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (25/04/2013).

Ketiganya sudah berusaha menghindar dengan memacu motor dengan cepat, namun sekelompok siswa yang tawuran ini mengira ketiga korbannya adalah salah satu musuh mereka.

BACA :  Sudah 3 Laporan, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Persekusi

Akhirnya dengan menggunakan bambu dan beberapa benda tajam, laju motor yang dikemudikan Ikhsan terganggu dan oleng. Sehingga menabrak truk yang tengah berhenti di lokasi tawuran. Saat jatuh itulah, ketiganya dipukuli dengan sadis.

“Mereka sudah minta ampun, dan bilang bukan dari sekolah salah satu dari kelompok itu. Tapi tetap saja dipukuli,” ujar Adi.

Selang beberapa lama, kepolisian yang tengah berpatroli membubarkan aksi pengeroyokan itu, dan langsung membawa Iksan, Abduh, dan Teddy, ke UGD RSUD Kabupaten Tangerang.

Teddy, siswa kelas tiga SMPN 7 Batu Ceper Kota Tangerang ini nyawanya tidak bisa diselamatkan saat masuk UGD. Luka memar dan dalam ditubuhnya membuat dia tidak bisa diselamatkan.

BACA :  Ini Kata Muhammadiyah soal Pasal Penghinaan Presiden dan Hak Imuinitas DPR

Sementara Ikhsan dan Abduh, berdasarkan pantauan, mengalami luka serius akibat pukulan benda tumpul dibagian wajah dan tubuh mereka. “Teman saya itu tidak niat tawuran, mereka semua anak baik-baik. Belum tahu ini siapa pelakunya,” pungkas Adi.

Kadis Pendidikan Kota Tangerang, Tabrani saat dikonfirmasi sangat menyayangkan insiden ini. “Kami minta secepatnya kepolisian menindak dan mengungkap siapa pelaku pengeroyokan terhadap siswa kami,” tandasTabrani. (Rie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler