Connect with us

METROPOLITAN

Ormas Pemuda Intensif Gelar Dialog Tangkal Ideologi Radikal

Published

on

Banten Hits.com – Untuk menangkal ideologi transnasional yang merusak NKRI, Yayasan Abdi Bangsa bersama Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang, Selasa (30/04/2013), menggelar Forum Dialog Ormas Pemuda di Gedung MUI Kota Tangerang. Puluhan pemuda dari berbagai ormas turut serta dalam dialog tersebut.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangerang, Amin Munawar mengatakan, tujuan digelarnya dialog tersebut untuk memberikan pemahaman terhadap pimpinan ormas keagamaan agar tetap memelihara suasana yang kondusif, sehingga jangan sampai terbawa arus konflik.

Banten Hits.com – Untuk menangkal ideologi transnasional yang merusak NKRI, Yayasan Abdi Bangsa bersama Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang, Selasa (30/04/2013), menggelar Forum Dialog Ormas Pemuda di Gedung MUI Kota Tangerang. Puluhan pemuda dari berbagai ormas turut serta dalam dialog tersebut.

BACA :  Bangli dan Parkir Liar di Kota Cilegon Ditertibkan

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangerang, Amin Munawar mengatakan, tujuan digelarnya dialog tersebut untuk memberikan pemahaman terhadap pimpinan ormas keagamaan agar tetap memelihara suasana yang kondusif, sehingga jangan sampai terbawa arus konflik.

“Ini langkah antisipasi, sebab pemahaman ideologi transnasional bisa membuat pecahnya NKRI. Dan pemudalah yang menjadi sasarannya,” ungkap Amin.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Rehabilitasi Mantan Teroris Indonesia ini, dialog juga digelar untuk mencegah semakin tersebarnya organisasi mengatasnamakan Salaful Wahabi, yaitu organisasi yang meyakini golongannya itu paling benar, sedangkan di luar golongannya salah.

“Ormas seperti ini sangat berbahaya. Dia berfikir di luar golongannya adalah musuh dan salah. Di beberapa masjid di Kota Tangerang sudah ada golongan seperti ini,” ujar Amin.

BACA :  Ini Pendapat yang Kuat soal Hukum Salat Jumat jika Bertepatan dengan Ied

Makanya, jelas Amin, untuk membekali pemuda untuk tidak terjerumus pada organisasi seperti ini, masjid harus terisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, jangan kosong atau tidak ada kegiatan.

Sementara itu, Hilman Nawawi salah seorang panitia mengungkapkan, dialog bertemakan Memperkuat Peran Pimpinan Ormas Pemuda Dalam Upaya Mewaspadai Ideologi Transnasional ini, diikuti 70 peserta pemuda.

“Mereka berasal dari berbagai ormas islam, mahasiswa dan berbagai organisasi lainnya,” ujar Hilman.

Kegiatan tersebut pun dilaksanakan bukan hanya satu kali, melainkan tiap 2 bulan sekali. Tema yang diusung pun disesuaikan dengan isu yang tengah berkembang di Indonesia. (Rie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler