Connect with us

METROPOLITAN

Sebanyak 500 Buruh Demo Kantor Bupati

Published

on

Banten Hits.com – Sekitar 500 massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Tangerang Raya (Altar), Rabu ini (08/05/2013) juga turut menggelar aksi turun ke jalan. Para buruh akan melakukan aksinya di kantor Bupati Tangerang.

Aksi ini selain untuk memperingati wafatnya pahlawan buruh Marsinah, juga sebagai solidaritas menyusul terjadinya praktik perbudakan yang terbongkar di pabrik kuali, Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Banten Hits.com – Sekitar 500 massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Tangerang Raya (Altar), Rabu ini (08/05/2013) juga turut menggelar aksi turun ke jalan. Para buruh akan melakukan aksinya di kantor Bupati Tangerang.

Aksi ini selain untuk memperingati wafatnya pahlawan buruh Marsinah, juga sebagai solidaritas menyusul terjadinya praktik perbudakan yang terbongkar di pabrik kuali, Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

BACA :  Tarif Bus Kalideres-Labuan Bikin Pemudik Menjerit

Koswara, Kordinator Altar mengatakan, praktik perbudakan yang terjadi di pabrik kuali, merupakan hanya salah satu kasus yang terbongkar. Menurutnya sistem ketenagakerjaan tenaga kerja kontrak dan outsourcing yang masih berlaku ini, juga merupakan bentuk praktik perbudakan model baru yang membuat buruh bak seperti budak.

“Sistem tenaga kerja yang ada sekarang sebenarnya juga sama dan ini yang menjadi konsen kita untuk terus berjuang dan menuntut supaya dihapuskan,” ujarnya kepada Banten Hits.com saat dihubungi melalui telpon selulernya, Senin (08/05/2013).

Dalam aksinya nanti, para buruh akan mendesak Pemkab Tangerang untuk segera menuntaskan persoalan para buruh pabrik kuali yang menjadi korban praktik perbudakan.

“Kita mendesak supaya kasus ini diusut tuntas. Pemkab bukan hanya sekedar memulangkan mereka ke kampung halamannya saja, tetapi juga menyelesaikan hak-hak para buruh,” tegasnya. (soed)

BACA :  Pembunuh Ibu Kandung di Ciputat Enam Bulan Jadi Tukang Parkir di Tanah Abang



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler