Connect with us

METROPOLITAN

Warga Siap Sumpah Pocong Bantah Kuburan Massal

Published

on

Banten Hits.com – Dugaan adanya kuburan massal di sekitar pabrik dan kediaman pemilik pabrik, Yuki Irawan di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang yang mempekerjakan buruhnya seperti budak, membuat warga dari berbagai wilayah penasaran dan terus berdatangan.

Meski demikian, beredarnya informasi tentang adanya dugaan kuburan massal yang diduga ada di sekitar pabrik diyakini tidak benar.

Banten Hits.com – Dugaan adanya kuburan massal di sekitar pabrik dan kediaman pemilik pabrik, Yuki Irawan di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang yang mempekerjakan buruhnya seperti budak, membuat warga dari berbagai wilayah penasaran dan terus berdatangan.

Meski demikian, beredarnya informasi tentang adanya dugaan kuburan massal yang diduga ada di sekitar pabrik diyakini tidak benar.

Bahkan Sayuti, tokoh masyarakat setempat yang juga pemilik kontrakan tempat Yuki Irawan, pemilik pabrik dulu tinggal, siap menggelar sumpah pocong jika ternyata informasi itu benar.

“Saya berani sumpah pocong kalau memang terbukti ada tiga makam. Karena setahu saya cuma ada satu makam, yaitu makam anaknya Yuki yang dulu meninggal karena sakit,” ujarnya kepada Banten Hits.com.

Sayuti mengatakan, dirinya adalah orang yang dulu mengurusi pemakaman anaknya Yuki yang meninggal karena sakit. Ia mengaku mengetahui secara persis, apalagi tanah yang sekarang dijadikan pabrik dan tempat kediaman Yuki dibeli dari milik orang tuanya Sayuti.

“Dulu saya yang mengubur, dan tanah tersebut dibeli dari orang tua saya, sehingga saya tahu persis jika di lokasi itu tidak ada kuburan, selain makam anaknya Yuki,” jelas Sayuti.

Hal serupa juga disampaikan Oyoh, salah seorang warga yang pernah menjadi guru mengaji di rumah Yuki Irawan.

Oyoh mengaku, makam yang ada di belakang rumah pemilik pabrik kuali yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu diyakini makam Amel, anak kedua Yuki yang meninggal karena sakit.

Dugaan adanya kuburan massal para buruh yang menjadi korban praktik perbudakan mencuat setelah pabrik kuali milik Yuki Irawan ini digrebek pada Jumat lalu. Apalagi sejumlah warga sekitar mengaku sempat mencium bau menyengat di sekitar lokasi pabrik yang kini terbukti mempekerjakan para buruhnya itu seperti budak.

“Sejak kejadian, baunya sangat tercium. Adanya di sekitar sini,” kata Evi, warga sekitar saat menunjukan lokasi yang diduga menjadi tempat kuburan itu kepada para buruh yang menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu lalu (08/05/2013).

Begitu pun Catur, warga sekitar lainnya yang juga mengaku sempat mendengar adanya informasi keberadaan makam di belakang rumah pemilik pabrik kuali tersebut. (Taufik Saleh)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + five =

Trending