Connect with us

METROPOLITAN

Kasus Kuali Jadi “Atensi” Daerah Lain

Published

on

Banten Hits.com– Peristiwa perbudakan pabrik kuali di Kampung Bayur Opak, RT. 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, benar-benar menjadi pembelajaran bagi Kota Tangerang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Harry Mulya Zein mengimbau Disnaker dan Disperindagkop untuk turun ke lapangan, awasi pelaku industri dan UMKM di seluruh wilayah.

“Disnaker dan Disperindagkop turun ke lapangan, pantau langsung. Jangan sampai kita kecolongan sehingga kasus perbudakan tersebut terjadi di Kota Tangerang,” ujar Harry Mulya Zein, Sabtu (11/05/2013).

Banten Hits.com– Peristiwa perbudakan pabrik kuali di Kampung Bayur Opak, RT. 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, benar-benar menjadi pembelajaran bagi Kota Tangerang.

BACA :  WH Tepis Tudingan Kota Tangerang Kumuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Harry Mulya Zein mengimbau Disnaker dan Disperindagkop untuk turun ke lapangan, awasi pelaku industri dan UMKM di seluruh wilayah.

“Disnaker dan Disperindagkop turun ke lapangan, pantau langsung. Jangan sampai kita kecolongan sehingga kasus perbudakan tersebut terjadi di Kota Tangerang,” ujar Harry Mulya Zein, Sabtu (11/05/2013).

Untuk Dinas Tenaga Kerja, pria yang akrab disapa HMZ ini mengatakan, pihaknya bisa mengawasi pelaku industri dan kehidupan para buruhnya. Sedangkan untuk Disperindagkop melalui bagian koperasinya, dapat secara langsung mengawasi langsung jalannya produksi UMKM di Kota Tangerang. Sehingga, kejadian yang terjadi di Kabupaten Tangerang, tidak akan terulang di Kota Tangerang.

BACA :  Disnaker Catat Pembuat AK1 di Cilegon Meningkat 100 Persen

“Yang penting ssuai dengan porsi tugas dan fungsinya masing-masing. Harus menunaikan tugasnya dengan baik. Ada interaksi antara masyarakat, industri, dan karyawannya,” tutur HMZ.

Sekda pun mengungkapkan, kegiatan industri ataupun UMKM janganlah diserahkan atau dilepas tangankan kepada petugas di lapangan. Seperti tingkat camat dan lurah, cara pengawasan seperti itu sangatlah tidak baik. Sehingga, kejadian pelanggaran bisa saja terjadi tanpa adanya pengawasan langsung dari petugas Disnaker dan Disperindagkop.

Sementara itu, Abduh Surahman Kepala Disnaker Kota Tangerang mengatakan, pihaknya sudah melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tak segan melaporkan langsung bila menemukan adanya praktek perbudakan seperti yang terjadi di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. 

BACA :  BPOM Razia Toko Bahan Kimia di Karawaci

“Petugas kami juga lebih intens mantau ke lapangan, sehingga pengawasan akan ketat di lapangan,” kata Abduh. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler