Connect with us

METROPOLITAN

Gubernur Anggap Sudah Perhatikan Tangerang

Published

on

Banten Hits.com– Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, menganggap pihaknya sudah memerhatikan seluruh wilayah di Propinsi Banten, termasuk Kabupaten Tangerang.

Gubernur Banten menyebutkan, pembangunan tandon air di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, merupakan salah satu bentuk perhatian Propinsi Banten kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.

Atas dasar perhatian yang sudah diberikan itu, maka rencana pembentukan Propinsi Banten tak memiliki alasan.

Banten Hits.com– Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, menganggap pihaknya sudah memerhatikan seluruh wilayah di Propinsi Banten, termasuk Kabupaten Tangerang.

Gubernur Banten menyebutkan, pembangunan tandon air di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, merupakan salah satu bentuk perhatian Propinsi Banten kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.

Atas dasar perhatian yang sudah diberikan itu, maka rencana pembentukan Propinsi Banten tak memiliki alasan.

BACA :  Desak Usut Mafia Proyek, Massa PMII Jebol Gerbang Kantor Bupati Pandeglang

Pernyataan tersebut, disampaikan Sekretaris Daerah Propinsi Banten Muhadi pada saat menghadiri acara bulan bakti gotong royong di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, Rabu (15/5/2013).

Muhadi juga mengatakan, tak perlu menanggapi rencana pembentukan Propinsi Tangerang Raya yang belum lama ini disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya tersebut, menurut Muhadi, tak pernah diusulkan secara tertulis. Karena itu, rencana pembentukan Propinsi Tangerang Raya tersebut adalah tak resmi.

“Tidak ada surat resmi akan rencana tersebut, sehingga tidak perlu ditanggapi. Yang sudah ada surat rekomendasi diusulkan ke Kemendagri yakni pemekaran Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Suratnya sudah sampai ke Kemendagri,” ungkap Muhadi.

Muhadi menjelaskan, secara administratif pun, rencana pembentukan Propinsi Tangerang Raya belum layak karena belum ada lima Kabupaten/Kota di dalamnya.

BACA :  Pemkot Serang Cabut Izin Pedagang yang Tak Jual Garam Beryodium

“Sekali lagi saya tidak mau menanggapi, karena belum ada surat yang masuk,”jelasnya.

Sebelumnya, pembentukan Propinsi Tangerang rupanya bukan sekadar wacana. Gagasan pembentukan propinsi baru terpisah dari Propinsi Banten yang dicetuskan sejumlah tokoh di Tangerang itu, ternyata sudah memiliki blue print atau cetak birunya.
 
Adanya cetak biru mengenai kelayakan Tangerang menjadi propinsi baru di tanah air disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, kepada wartawan, Minggu (28/4/2013) siang. Bahkan Bupati Zaki  mengaku optimis pembentukan Propinsi Tangerang bukan sekadar mimpi.

“Pembentukan Propinsi Tangerang memang tidak mudah, tapi juga bukan mimpi. Soalnya, blue print dari gagasan pemekaran daerah itu sudah ada,” ungkap Zaki.

Zaki mengakui, jauh sebelumnya, gagasan pembentukan Tangerang Raya sudah dicetuskan mantan Bupati Ismet Iskandar. Ide Propinsi Tangerang tersebut mendapat respon positif dari sejumlah kalangan, termasuk pemerintah pusat dan DPR RI.

BACA :  Sudah Dua Warga Meninggal, RSU Tangsel Overload Rawat 157 Pasien DBD di Selasar

“Pak Ismet Iskandar memekarkan Kabupaten Tangerang dengan membentuk Kota Tangerang Selatan itu, juga sebagai awal dalam upaya mewujudkan pembentukan Propinsi Tangerang Raya. Tidak heran jika blue print Propinsi Tangerang juga ada,” ungkapnya.

Menurut dia, setelah Kota Tangsel terbentuk, mantan Bupati Ismet Iskandar bahkan berencana untuk kembali memekarkan Kabupaten Tangerang yang saat ini memiliki 29 kecamatan. Dengan jumlah kecamatan tersebut, Kabupaten Tangerang masih bisa dimekarkan lagi menjadi dua daerah otonom baru.

“Dua daerah otonom baru yang dimungkinkan terbentuk yakni kawasan Pantura (pantai utara, Red) dengan sebutan Kabupaten Tangerang Utara dan Kota Tangerang Tengah,” paparnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler