Connect with us

METROPOLITAN

Jantanisasi Ikan Masih Pakai Pil KB

Published

on

Banten Hits.com– Masyarakat Kabupaten Tangerang, masih menggunakan pil KB untuk melakukan jantanisasi (pembenihan pejantan) ikan nila. Cara ini, masih diyakini mampu meningkatkan produktifitas budidaya ikan nila.

Masyarakat juga masih meragukan, penggunaan jantanisasi dengan hormon testosteron sistem nuklir hasil eksperimen badan tenaga nuklir nasional (Batan). Pasalnya, sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan lisensi terkait produk tersebut.

Banten Hits.com– Masyarakat Kabupaten Tangerang, masih menggunakan pil KB untuk melakukan jantanisasi (pembenihan pejantan) ikan nila. Cara ini, masih diyakini mampu meningkatkan produktifitas budidaya ikan nila.

Masyarakat juga masih meragukan, penggunaan jantanisasi dengan hormon testosteron sistem nuklir hasil eksperimen badan tenaga nuklir nasional (Batan). Pasalnya, sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan lisensi terkait produk tersebut.

BACA :  Perbudakan di Pabrik Kuali Nyata Terjadi

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Sarana Prasarana Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tangerang Ahmad Dahlan, sistem jantanisasi dengan penggunaan hormon testosteron tersebut banyak diminati oleh masyarakat petani budidaya. Terutama untuk budidaya ikan nila. Karena dengan penggunaan sistem tersebut, bisa lebih meningkatkan produktifitas hasil perikanan.

“Sejauh ini, memang pemerintah belum mengeluarkan lisensi produk tersebut. Kemungkinan karena belum ada hasil uji laboratorium terkait dampak dari penggunaan produk tersebut. Meskipun dalam proses pembuatannya sendiri menggunakan nabati testis sapi, tapi semua itu kan harus dibuktikan dampaknya secara ilmiah,” ujar Dahlan, Jum’at (24/5/2013).

Dahlan juga mengatakan, penggunaan hormon testosteron dengan sistem nuklir, untuk proses jantanisasi ikan tersebut, adalah kali pertama dilakukan. Yang pada sebelumnya, kata Dahlan, untuk melakukan jantanisasi pada ikan nila, petani budidaya banyak yang menggunakan alat kontrasepsi pil KB.

BACA :  Cabuli Dua Anak di Cilegon, Ini Modus Pengepul Barang Bekas Perdaya Korbannya

Namun dalam penggunaan pil KB tersebut juga dinilai tidak efektif, karena masyarakat melakukannya hanya berdasarkan logika, tidak secara ilmiah.

“Penggunaan hormon testosteron ini kan sifatnya hanya eksperimen. Salah satunya adalah diterapkan pada beberapa petani budidaya di wilayah Kabupaten Tangerang. Dan dari beberapa informasi yang masuk dari masyarakat, selama ini dalam menjantankan ikan nila, mereka menggunakan alat kontrasepsi pil KB,” paparnya.

Kepala Bidang (Kabid) Budidaya DKP Kabupaten Tangerang Dwi Retno menjelaskan, dalam eksperimen penggunaan hormon testosteron dengan menggunakan sistem nuklir ini, juga belum mencapai keberhasilan secara signifikan.

“Karena ini sifatnya eksperimen, dan baru sekali dilakukan, hasilnya juga belum bisa dirasakan secara optimal,” pungkasnya. (Rus)

BACA :  Gempa 5,2 SR Guncang Lebak, Tak Berpotensi Tsunami



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler