Connect with us

PUISI

Dari Tanah Meluruh ke Tanah

Published

on

Jiwa terpisah dari raga
seperti dedaunan dan bebungaan
rontok ditohok angin
musim tak kenal daun tanggal segar atau layukah?
ia tak memilih bunga yang digugurkan
pernah mekar atau masih kuncup
jika waktunya tiba
manusia tak kenal lagi titah
Maka kematian tak kan meninggalkanmu
ia seperti kerangka besi
memerangkap keras mengunci baja
ia tembok bagi jiwa resah
mengurung tanpa memberi celah
ia seperti sebuah dinamit
menunggu waktu untuk meledak
ia seperti puisi
menjadi indah dalam kesedihan
ia seperti kekasih
menjemput dan menggandeng tanganmu
menuju pelaminan abadi
seketika itu gemuruh megatruh dilayatkan
mengiring jasad kembali ke muasalnya
dari tanah meluruh ke tanah

BACA :  Kalung Biru Itu Milik Siapa ?

Semarang-Tangerang 2008

Ayu Cipta; Seorang jurnalis dan pegiat seni, tinggal di Kabupaten Tangerang, Banten.



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler