Connect with us

METROPOLITAN

Bupati Sesalkan Tindak Kekerasan Wartawan

Published

on

Banten Hits.com – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar turut angkat bicara menyusul terjadinya tindak kekerasan yang dialami dua wartawan saat meliput dua kelompok massa yang terlibat bentrokan di kawasan bisnis Tangerang City, Kota Tangerang, Senin lalu (27/05).

Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu mengaku turut prihatin dan menyesalkan terjadinya tindak kekerasan yang dialami wartawan, karena menurutnya tindak kekerasan kepada wartawan sama sekali tidak di benarkan oleh siapapun dan di negara manapun.

Banten Hits.com – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar turut angkat bicara menyusul terjadinya tindak kekerasan yang dialami dua wartawan saat meliput dua kelompok massa yang terlibat bentrokan di kawasan bisnis Tangerang City, Kota Tangerang, Senin lalu (27/05).

Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu mengaku turut prihatin dan menyesalkan terjadinya tindak kekerasan yang dialami wartawan, karena menurutnya tindak kekerasan kepada wartawan sama sekali tidak di benarkan oleh siapapun dan di negara manapun.

“Pelaku kekerasan dan penganiayaan terhadap pers harus bertanggungjawab secara hukum, termasuk pelaku penganiaya wartawan di kawasan Tangerang City Mal,” ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Wartawan yang tengah melakukan peliputan, jelas Zaki dijamin dan dilindungi oleh Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Zaki menganggap, tindak kekerasan  yang terjadi terhadap wartawan, apalagi sampai menjurus pada kekerasan fisik, adalah bukti kuat bentuk premanisme.

“Intimidasi terhadap teman-teman wartawan sudah bukan jamannya lagi. Karena, masyarakat juga berhak untuk mendapatkan informasi yang terjadi di lapangan. Dan, saya sangat menyesalkan tindakan intimidasi terhadap wartawan,” jelas Zaki

Zaki berharap polisi segera mengusut tuntas kasus tindak kekerasan yang dialami wartawan dan pelakunya ditangkap. Selain itu, aparat kepolisian harus bisa mengantisipasi dan menghentikan aksi tindakan premanisme supaya peristiwa serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Aimarani kontributor Sindo TV dan Eky Fajrin, Fotografer Satelit News menjadi korban tindak kekerasan sekelompok orang dari dua kubu berbeda yang memperebutkan lahan di Karaoke Venus, di kawasan bisnis Tangerang City, Kota Tangerang, Senin lalu.

Kedua wartawan yang tengah mengabadikan momen keributan tersebut diintimidasi dan bahkan alat peliputannya dirusak. Kasus ini selanjutnya di laporkan ke Polres Metro Tangerang.

Selasa kemarin, puluhan wartawan Tangerang juga menggelar aksi unjuk rasa dan menuntut Kapolres Metro Tangerang mengusut tuntas kasus ini. (Ramzy)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =

Trending