Connect with us

METROPOLITAN

DPRD Minta Izin Venus Ditinjau Ulang

Published

on

Banten Hits.com– DPRD Kota Tangerang dalam waktu dekat ini akan memanggil pengelola karoke Venus. Dewan akan mempertanyakan izin dan kronologi kejadian, yang dinilai merusak kondusifitas suasana Kota Tangerang.

“Kita akan panggil pengelola Venus, untuk mempertanyakan izin dan mengapa pada saat launching tempat karaoke keluarga tersebut bisa terjadi keributan dua massa berbeda,” tegas Herry Rumawatine, Ketua DPRD Kota Tangerang.

Banten Hits.com– DPRD Kota Tangerang dalam waktu dekat ini akan memanggil pengelola karoke Venus. Dewan akan mempertanyakan izin dan kronologi kejadian, yang dinilai merusak kondusifitas suasana Kota Tangerang.

“Kita akan panggil pengelola Venus, untuk mempertanyakan izin dan mengapa pada saat launching tempat karaoke keluarga tersebut bisa terjadi keributan dua massa berbeda,” tegas Herry Rumawatine, Ketua DPRD Kota Tangerang.

BACA :  Kerusakan di Pintu Air 10, Arief: Bukan Lagi Diperbaiki Harus Diganti Total!

Menurut Herry, bila nantinya tempat karaoke keluarga tersebut belum mendapatkan izin dari pemerintah Kota Tangerang, tempat karaoke tersebut dilarang buka dulu hingga seluruh izin benar-benar diurus oleh pihak pengelola. Sedangkan untuk Walikota Tangerang, Herry mengatakan, lebih baik pertimbangkan terlebih dulu pemberian izin tersebut.

“Kaji ulang lagi, jangan sembarangan beri izin, harus diperketat. Harus ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” ujar Herry.

Hery mencontohkan, dari segi keamanan tempat, sebab hingga saat ini, banyak sekali tempat hiburan yang disalah gunakan oleh pihak pengelolanya.

Untuk itu, Herry meminta seluruh perizinan tempat hiburan atau karaoke keluarga perlu diperketat dan diawasi.

“Pemerintah Kota Tangerang harus berhati-hati dalam memberikan izin, berikan persyaratan lebih ketat lagi, agar tidak ada yang disalah gunakan,” ujar Herry.

BACA :  Pemdes Gunungbatu Pandeglang Tak Tahu Warganya Butuh Bantuan

Sementara itu, terkait adanya dua massa yang berbeda, Herry menilai, sudah seharusnya massa tersebut diberdayakan, dicatat dan diinventarisir keberadaannya. Sehingga, siapapun warga pendatang yang mencari nafkah di kota ini, haruslah menjaga keamanan dan tidak menimbulkan keonaran di Kota Tangerang.

Sementara itu hingga Rabu (29/5/2013), Venus yang berada di kawasan bisnis Tangerang City, Kota Tangerang masih dipasangi garis polisi oleh kepolisian Polres Metro Tangerang. Seperti diketahui, Kombespol Wahyu Widada mengatakan, pihaknya akan tetap mempolice line dan menutup tempat karaoke keluarga tersebut, hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Pokoknya hingga keadaan benar-benar kondusif, jangan sampai saat beroperasi, malah bentrok lagi,” pungkasnya.(Rus)

BACA :  Kota Serang Etalase Provinsi Banten tapi Kumuh, Syafrudin Minta Pemerintah Pusat dan Provinsi Turut Membangun


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler