Connect with us

METROPOLITAN

Dua Tewas Tertimpa Pohon Tua

Published

on

Banten Hits.com– Dua orang tewas seketika setelah sebuah pohon tumbang menimpa warung nasi di Kebon Nanas, Kota Tangerang, persisnya di pinggir Jalan Tol Tangerang Jakarta, Rabu (29/5/2013) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Dua korban tewas masing-masing Heru (7), anak pemilik warung, dan Lasari (35), pembantu di warung nasi tersebut. Kedua korban tewas setelah pohon sengon besar roboh dan persis menimpa tempat tidur mereka.

Banten Hits.com– Dua orang tewas seketika setelah sebuah pohon tumbang menimpa warung nasi di Kebon Nanas, Kota Tangerang, persisnya di pinggir Jalan Tol Tangerang Jakarta, Rabu (29/5/2013) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Dua korban tewas masing-masing Heru (7), anak pemilik warung, dan Lasari (35), pembantu di warung nasi tersebut. Kedua korban tewas setelah pohon sengon besar roboh dan persis menimpa tempat tidur mereka.

Menurut Solati, ibu Heru, saat kejadian di luar hujan deras dan angin kencang, disertai bunyi geledek dan kilatan petir. Saat itu, Solati, Heru dan Lasari, berada di atas tempat tidur yang sama.

“Setelah mengoleskan autan (lotion anti nyamuk) ke tubuh Heru, saya kemudian berdiri untuk menyimpan handphone yang berada di atas kasur untuk dipindahkan ke atas lemari,” kata Solati.

Namun hanya berselang beberapa detik saja setelah Solati berdiri, tiba-tiba sebuah bunyi mengejutkan Solati. Belum reda rasa kagetnya, Solati ternyata harus mendapati anak lelakinya meregang nyawa tertimpa pohon. Jarak sejengkal antara Solati dan Heru ternyata menentukan garis takdir.

“Waktu itu langsung gelap, gak ada orang. Saya berteriak-teriak minta tolong,” jelas Solati.

Warga yang datang ke lokasi, tak mampu berbuat banyak karena batang pohon yang menimpa dua orang ini, ukurannya sangat besar.

Kedua orang ini akhirnya bisa dievakuasi setelah petugas Jasamarga, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, datang ke lokasi membantu proses evakuasi. Setelah keduanya berhasil dievakuasi, jenazah keduanya kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang.(Rus)

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =

Trending