Connect with us

METROPOLITAN

TKI Korban Trafficking Tiba di Tanah Air

Published

on

Banten Hits.com – Sebanyak 16 TKI bermasalah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dipulangkan ke tanah air. Tujuh dari 16 TKI yang dipulangkan merupakan korban perdagangan orang di Malaysia.

Mereka dipulangkan melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (30/05) dan tiba sekitar pukul 14.00 wib.

Siti Maemunah, salah seorang TKI asal NTB mengaku terpaksa kabur dari apartemen milik agen yang berada di Malaysia. Dirinya kabur lantaran menolak akan dipekerjakan sebagai wanita penghibur.

Banten Hits.com – Sebanyak 16 TKI bermasalah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dipulangkan ke tanah air. Tujuh dari 16 TKI yang dipulangkan merupakan korban perdagangan orang di Malaysia.

BACA :  Arena MTQ XIII Banten Sepi Penonton

Mereka dipulangkan melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (30/05) dan tiba sekitar pukul 14.00 wib.

Siti Maemunah, salah seorang TKI asal NTB mengaku terpaksa kabur dari apartemen milik agen yang berada di Malaysia. Dirinya kabur lantaran menolak akan dipekerjakan sebagai wanita penghibur.

“Saya disuruh bekerja sebagai wanita penghibur, karena kalau sebagai pembantu rumah tangga katanya digaji sangat kecil,” ujarnya kepada Banten Hits.com, Kamis (30/05).

Siti mengaku selama enam hari berada di Malaysia, dirinya memang sudah nekad akan kabur dari apartemen tempat penampungan dan akan melapor kepada pihak kepolisian Malaysia.

“Akhirnya semua TKI yang berada di apartemen tersebut dibebaskan oleh kepolisian Malaysia dan agennya diperiksa,” tuturnya.

BACA :  MTQ Banten 2018, Tangsel Pertahankan Juara Umum Empat Kali Berturut-turut

Sebelumnya, 7 WNI korban trafficking itu dijanjikan akan bekerja di Malaysia dengan gaji RM 700-800. Gaji mereka akan dipotong selama 3-6 bulan. Mereka berangkat dari Batam ke Johor Bahru.

Ketujuh WNI tersebut berhasil melarikan diri dari penampungan agensi Uni Setia di Puchong Selangor dan melaporkan kasusnya ke pihak Kepolisian.

Para WNI tersebut kemudian diserahkan Kepolisian Puchong, Selangor kepada KBRI Kuala Lumpur, hingga akhirnya dipulangkan ke tanah air.

Setibanya di tanah air, para WNI tersebut diserahkan kepada Bareskrim Polri selaku Ketua Sub-Gugus Tugas Penegakan Hukum untuk menindak lanjuti penyelidikan kasus di Indonesia.

Selain itu, Kementerian Sosial selaku Ketua Sub-Gugus Tugas Rehabilitasi Sosial, Pemulangan dan Reintegrasi juga akan membantu pemulangan WNI tersebut ke daerah asalnya masing-masing. (Hendra)

BACA :  Berbeda dengan JAAN, Akademisi di Lebak Tak Melihat Ada Pembodohan kepada Anak di Sirkus Lumba-lumba



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler