Connect with us

METROPOLITAN

Waspadai KM 38 Tol Tangerang-Merak!

Published

on

Banten Hits.com– PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak, menyebarkan informasi soal keretakan tanah pada bahu jalan sepanjang 50 meter di KM 38 arah Jakarta.

Dalam siaran pers yang diterima Banten Hits.com dari humas PT MMS yang ditandatangani Indah Permanasari, keretakan terjadi pada Selasa (4/6/ 2013 jam) 17.00 WIB. Penyebab keretakan diduga akibat, labilnya kontur tanah sekitar lokasi. Selain itu, keretakan juga diduga disebabkan rembesan air Sungai Cimanceuri, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Banten Hits.com– PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak, menyebarkan informasi soal keretakan tanah pada bahu jalan sepanjang 50 meter di KM 38 arah Jakarta.

BACA :  Cara Pria Bersenjata "Sergap" Nelayan hingga Mapolsek Bayah Dirusak Warga

Dalam siaran pers yang diterima Banten Hits.com dari humas PT MMS yang ditandatangani Indah Permanasari, keretakan terjadi pada Selasa (4/6/ 2013 jam) 17.00 WIB. Penyebab keretakan diduga akibat, labilnya kontur tanah sekitar lokasi. Selain itu, keretakan juga diduga disebabkan rembesan air Sungai Cimanceuri, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“Selain itu, kemungkinan retakan juga dapat disebabkan karena beban kendaraan angkutan yang kerap melebihi kapasitas,” tulis siaran pers itu.

Untuk mengatasi hal itu, petugas PT Marga Mandalasakti (MMS) melakukan penanganan lalu lintas dengan cara mengalihkan kendaraan besar untuk keluar di KM 39 (Balaraja Barat), lalu masuk kembali di KM 36 (Balaraja Timur). Sementara, untuk kendaraan kecil masih tetap melewati lajur 2,  namun sedikit mengalami antrian. Dampak dari peristiwa ini menimbulkan kemacetan sepanjang 3 km.

BACA :  24 Pelajar di Lebak Dihukum Push Up Setelah Kepergok Ngerokok dan Main PS saat Jam Pelajaran

Masih dijelaskan dalam siaran pers itu, sebagai upaya mengurangi kemacetan, petugas memberikan informasi berupa himbauan kepada para pengguna jalan melalui Variable Message Sign (VMS) agar kendaraan Bis dan Truk keluar di gerbang tol terdekat lalu masuk kembali di gerbang tol Balaraja Timur.

Untuk menangani keretakan tersebut, PT MMS menyatakan merlukan waktu waktu sekitar 2-3 minggu. Menurut mereka, upaya pengalihan kendaraan akan tetap dilakukan. Seementara, mengenai kondisi jalan dan lalu lintas akan terus diinformasikan kepada pengguna jalan dan masyarakat melalui media massa.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler