Connect with us

METROPOLITAN

Perbudakan di Pabrik Kuali Nyata Terjadi

Published

on

Banten Hits.com– Praktik perbudakan yang dilakukan terhadap para pekerja di pabrik panci milik Yuki Irawan di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang memang nyata terjadi. Empat mandor yang kini menjadi tersangka, mengakui hal tersebut kepada kuasa hukumnya, Julian Wijaya.

Dalam pengakuan terhadap kuasa hukumnya itu, keempat mandor yang kini menjadi tahanan Polres Kota Tangerang ini, terpaksa melakukan tindakan penganiayaan, penyekapan, hingga memaksa buruh berkerja secara tak wajar, karena ditekan oleh Yuki Irawan, si pemilik pabrik.

Banten Hits.com– Praktik perbudakan yang dilakukan terhadap para pekerja di pabrik panci milik Yuki Irawan di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang memang nyata terjadi. Empat mandor yang kini menjadi tersangka, mengakui hal tersebut kepada kuasa hukumnya, Julian Wijaya.

BACA :  Terlibat Narkoba, Pemain Bola Asal Kamerun Diciduk Polisi

Dalam pengakuan terhadap kuasa hukumnya itu, keempat mandor yang kini menjadi tahanan Polres Kota Tangerang ini, terpaksa melakukan tindakan penganiayaan, penyekapan, hingga memaksa buruh berkerja secara tak wajar, karena ditekan oleh Yuki Irawan, si pemilik pabrik.

“Praktik perbudakan itu memang nyata terjadi, dan itu atas perintah Yuki Irawan,” kata Julian seperti ditulis Koran Tempo, Sabtu (15/6/2013).

Seperti diketahui, sebuah pabrik rumahan pembuat kuali dan panci alumunium di Kampung Bayur Kopak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, digerebek satuan resrse kriminal (Reskrim) Polres Metropolitan Tangerang Kabupaten, Jumat (03/05/2013) sore. (Baca juga: Pabrik Kuali tak Manusiawi Digerebek Polisi)

Pabrik rumahan kuali dan panci alumunium ini, dilaporkan telah melakukan penyekapan dan penyiksaan terhadap seluruh karyawannya. Laporan penyiksaan dan penyekapan dilakukan oleh Andi Gunawan, salah seorang pekerja yang berhasil meloloskan diri dari tempat ini. Saat berhasil kabur, di seluruh tubuh Andi Gunawan ditemukan luka yang sudah mengering.

BACA :  Sejumlah Daerah Sudah Local Lockdown, PLN Diminta Jamin Kesediaan Listrik Agar Kondisi Warga Tak Semakin Sulit

Keempat mandor yang kini menjadi tahanan polisi adalah, Sudirman (34), Nurdin alias Umar (25), Tedi Sukarno (35), dan Jayam (30).

Berkas penyidikan yang dilakukan jajaran Polresta Tangerang terkait kasus perbudakan dan penganiayaan yang dialami sekira 45 pekerja di pabrik kuali, di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, akhirnya berhasil dirampungkan.
 
Lima berkas terkait kasus yang membuat heboh khalayak satu bulan ke belakang ini, Selasa (11/6/2013) dilimpahkan penyidik Polresta Tangerang ke Kejaksaan Negeri Tangerang. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang Ipda Rolando Hutajalu, yang menjadi ketua tim penyidik kasus ini mengatakan, penyelesaian pemberkasan yang diteruskan dengan pelimpahan berkas ini, adalah bukti keseriusan Polresta Tangerang dalam menuntaskan kasus ini. (Baca juga: Berkas Kasus Kuali Dilimpahkan ke Kejaksaan).(Rus)

BACA :  Kantor Mandiri Tunas Finance Cilegon Disatroni 'Pendekar Banten'

 

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler