Connect with us

HIBURAN

Material Climbing Wall Dicopoti Tanpa Izin

Published

on

Banten Hits.com– Papan panjat buatan di halaman Kantor Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, yang dibangun dengan dana APBD Kota Tangerang Selatan Tahun 2010 sebesar Rp 270 juta, diketahui sejumlah materialnya sudah dicopoti pihak tak bertanggungjawab.

Pencopotan material papan panjat tersebut, dilakukan menjelang dilaksanakannya revitalisasi kantor Kelurahan Pamulang Barat. Padahal, Pemda Kota Tangerang Selatan baru mewacanakan akan membahas pembongkaran sarana olahraga ekstrem tersebut.

Banten Hits.com– Papan panjat buatan di halaman Kantor Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, yang dibangun dengan dana APBD Kota Tangerang Selatan Tahun 2010 sebesar Rp 270 juta, diketahui sejumlah materialnya sudah dicopoti pihak tak bertanggungjawab.

Pencopotan material papan panjat tersebut, dilakukan menjelang dilaksanakannya revitalisasi kantor Kelurahan Pamulang Barat. Padahal, Pemda Kota Tangerang Selatan baru mewacanakan akan membahas pembongkaran sarana olahraga ekstrem tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan Bangunan Dinas Tata Kota dan Pemukiman Kota Tangerang Selatan Dedeng Apriyanto Dasa mengungkapkan, material di papan panjat yang dicuri adalah berupa besi-besi penyangga papan panjat.

“Sebagian besinya diduga sudah dijual dan 21 papan plastik fibernya rusak,” jelasnya.

Menurut Dedeng, sarana olahraga ekstrem setinggi sekitar 15 meter itu merupakan milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel. Pihak Dispora Kota Tangerang Selatan sendiri menurut Dedeng, sudah diberi tahu soal pencurian aset tersebut.

Dedeng menduga, pembongkaran sudah dilakukan pihak tak bertanggungjawab sebelum hari Senin (17/6/2013). Soalnya, pada hari Senin itu, Dedeng sempat menghentikan aksi pencopotan material papan panjat yang merupakan aset Dispora Tangsel itu.

Saat ditegur untuk menghentikan aksi pencopotan oleh pengawas bangunan, pencopot material papan panjat sendiri malah menantang dan menyebut-nyebut nama Chaerudin, Kepala Dispora Kota Tangerang Selatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan Chaerudin, mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan inventarisasi terhadap aset-aset milik Dispora Kota Tangsel.

Chaerudin membantah, kalau aset milik dinas yang dipimpinnya tersebut telah dicopot dan dijual.

“Setelah diinventarisir oleh berbagai pihak yang menyaksikan, tidak ada yang dijual. Hanya saja papannya rusak karena pas bongkar nggak sesuai jadi pecah,” tegasnya.

Berbeda dengan atasannya, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dispora Kota Tangsel Ucok Siagian mengatakan, terhadap aset milik Pemda Kota Tangsel tersebut tak bisa sewenang-wenang diambil tanpa penjelasan.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − fourteen =

Trending