Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Kendalikan Harga, Airin Instruksikan Sidak Pasar

Published

on

Banten Hits.com – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok dan komoditas lainya yang kian bergerak liar, pasca kenaikan BBM dan menjelang bulan puasa, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menginstruksikan anak buahnya untuk menggalakan sidak.

“Saya sudah minta di rapat pimpinan (rapim) SKPD,  kepada Kadisperindag untuk sidak ke pasar, untuk memastikan tidak ada oknum yang menyimpan barang sehingga harga menjadi naik,” ujar Airin, saat ditemui disela kegiatan PKK Kota Tangsel, di SMPN 4 Kota Tangsel, Selasa (25/06).

Banten Hits.com – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok dan komoditas lainya yang kian bergerak liar, pasca kenaikan BBM dan menjelang bulan puasa, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menginstruksikan anak buahnya untuk menggalakan sidak.

BACA :  Sinar Mas Land Gandeng Konsorsium Jepang, Kembangkan Proyek Mixed-Use di BSD City

“Saya sudah minta di rapat pimpinan (rapim) SKPD,  kepada Kadisperindag untuk sidak ke pasar, untuk memastikan tidak ada oknum yang menyimpan barang sehingga harga menjadi naik,” ujar Airin, saat ditemui disela kegiatan PKK Kota Tangsel, di SMPN 4 Kota Tangsel, Selasa (25/06).

Menurut Airin, sidak pasar harus segera dilakukan, karena harga kebutuhan pokok dan komoditas lainnya diperkirakan terus melambung.

Selain sidak, dirinya juga meminta supaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar operasi pasar murah dan bazar.

Kegiatan ini digelar untuk membantu warga yang tidak mampu supaya bisa membeli sembako dan komoditas lainya dengan harga murah dan terjangkau.

“Terlebih jelang bulan Ramadhan, kami ingin tetap memberikan harga sembakau terjangkau untuk masyarakat,” katanya.

BACA :  PHK Massal, Ratusan Karyawan PT Ching Luh Ngadu ke SPSI

Di lain pihak, Kepala Disperindag Kota Tangsel, Muhammad menyatakan pihaknya akan segera menggelar sidak pasar. Namun menurutnya, sidak yang digelar bukan hanya dilakukan pasca kenaikan BBM saja, melainkan sudah digelar setiap Senin dan Jumat, atau dua kali dalam seminggu.

“Minggu ini memang akan ada operasi pasar, pemantauan pasti, setiap Senin dan Jumat selalu kami lakukan ke berbagai pasar tradisional,” tuturnya.

Jika dalam sidak nanti ditemukan gejolak harga, Muhamad menegaskan pihaknya baru akan menggelar operasi pasar dengan menjual sembako murah kepada masyarakat.

Sebelum menggelar operasi pasar murah, pihaknya terlebih dulu memastikan tidak adanya oknum yang menimbun sembako atau barang yang dibutuhkan warga.

“Kita lihat dulu, bila ditemukan gejolak harga nanti kita akan kerjasama dengan Disperindag Banten dalam hal ini adalah Bulog untuk lakukan operasi pasar,” jelas Muhamad.

BACA :  Iti Jamin Tak Ada Daging Sapi Dioplos Daging Babi di Lebak

Meski demikian, selama suplai barang ke pasar tradisional lancar, menurutnya semua permasalahan bisa diatasi.

“Kenaikan harga masih  itu rasional, terpenting suplai barang jangan terganggu, sehingga masyarakat tidak begitu resah,” katanya lagi.

Seperti diketahui, berdasarkan pemantauan, harga sembako masih terus mengalami kenaikan dan terus bergerak liar.

Di Pasar Ciputat misalnya, harga  telor ayam negeri jika sebelumnya Rp 18 ribu kini menjadi Rp 22 ribu perkilogram.

Sedangkan minyak goreng curah, dari harga Rp 9 ribu, menjadi Rp 11 ribu. Begitupun  gula pasir yang sebelumnya diecer seharga Rp 12 ribu, kini dijual Rp 14 ribu. (Rie)




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Advertisement
    Click to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    5 × 1 =

    Terpopuler