Connect with us

METROPOLITAN

Pilkades Rusuh, Polisi Akui Jumlah Personil Kurang

Published

on

 

Banten Hits – Pemilihan kepala desa (Pilkades) Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang yang berbuntut kerusuhan ditengarai karena kurangnya pengamanan dari pihak kepolisian.

Saat terjadinya aksi pembakaran kotak suara dan perusakan kantor desa serta kecamatan yang dilakukan ratusan massa salah satu pendukung calon, jumlah aparat kepolisian hanya ada sekitar dua orang personil.

Kapolsek Sepatan Kompol Sunaryo yang dihubungi Banten Hits.com, Minggu malam (30/06) membenarkan kurangnya jumlah personil kepolisian sebagai salah satu faktor penyebab massa bertindak anarkis.

“Jumlah personil kita cuma sedikit dan kalah dengan jumlah massa dari salah satu pendukung calon, sehingga bentrokan pecah,” ujarnya.

Hal serupa juga diakui sejumlah warga Kecamatan Sepatan yang mengetahui saat terjadinya aksi perusakan kantor kecamatan dan pembakaran kotak suara pemilihan.

BACA :  Ditulis di Selembar Tissue, Begini Isi Tulisan Teror Bom di Mal Teraskota Serpong

Regi Komarudin menceritakan, pihak kepolisian tidak bisa berbuat banyak ketika ratusan massa pendukung salah satu calon bertindak anarkis.

“Saat itu cuma ada dua polisi yang berjaga di kantor kecamatan. Sedangkan massa jumlahnya ratusan,” ujarnya.

Regi menuturkan awalnya polisi berupaya mengevakuasi dan mengamankan kotak suara pemilihan ke Mapolsek Sepatan, namun kemudian dialihkan ke kantor Kecamatan Sepatan.

Rupanya di kantor kecamatan, ratusan massa salah satu pendukung calon sudah menunggu. Kotak suara yang dibawa oleh polisi kemudian direbut dan dibakar di halaman kantor kecamatan.

Berdasarkan pantauan, akibat kerusuhan ini sejumlah kaca di kantor Kecamatan Sepatan pecah. Kondisi terparah justru terjadi di Kantor Desa Pondok Jaya. Selain kaca pecah, sejumlah berkas kantor juga diobrak-abrik.

BACA :  Sidak, Tanto Pastikan Pegawai Membolos Kena Sanksi

Untuk mengantisipasi kerusuhan susulan, kini polisi sudah disiagakan baik di kantor desa maupun kecamatan dengan jumlah personel lebih banyak lagi. (Soed)



Terpopuler