Connect with us

METROPOLITAN

Rumah Sakit Gratis di Tangsel Gagal Dilaunching

Published

on

Banten Hits.com– Rumah Sakit Umum gratis di Kota Tangerang Selatan gagal dilaunching pada Juli 2013 ini. Masih belum lengkapnya berbagai kesiapan, menjadi kendala utama penundaan launching rumah sakit untuk rakyat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Dadang E. Mpid, mengungkapkan, rumah sakit gratis di Kota Tangerang yang rencananya akan dilaunching Juli ini, ditunda hingga 1 September 2013 mendatang.

Banten Hits.com– Rumah Sakit Umum gratis di Kota Tangerang Selatan gagal dilaunching pada Juli 2013 ini. Masih belum lengkapnya berbagai kesiapan, menjadi kendala utama penundaan launching rumah sakit untuk rakyat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Dadang E. Mpid, mengungkapkan, rumah sakit gratis di Kota Tangerang yang rencananya akan dilaunching Juli ini, ditunda hingga 1 September 2013 mendatang.

BACA :  Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Banten, WH Ngaku Tak Punya Kepentingan

“Seharusnya Juli sudah buka, namun banyak hal yang harus kami siapkan. Agar semua optimal, jadi kami siap melaunching rumah sakit gratis pada 1 September mendatang,” ujarnya.

Menurut Dadang, rumah sakit gartis di Kota Tangerang Selatan hanya diberlakukan untuk warga Kota Tangerang Selatan. Sementara untuk warga di luar Kota Tangerang Selatan akan dikenakan biaya sebesar 300 persen dari tarif yang ditetapkan.

“Ini namanya subsidi silang. Warga di luar Kota Tangsel justru akan kami kenakan 300 persen biaya pengobatannya. Ini baru rencana ya,” ujar Dadang.

Dadang menyontohkan, misalnya untuk biaya rontgen, jika biayanya Rp30 ribu dan dinaikan 300 persen, maka warga di luar Kota Tangsel bisa dikenakan Rp120 ribu untuk biaya rontgen.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani menjelaskan, tujuan diberlakukannya subsidi silang ini adalah untuk menyadarkan wilayah tetangga seperti Jakarta Selatan dan Depok, yang warganya sering berobat di Kota Tangsel.

BACA :  Ngeri! Proses Persalinan Bayi yang Dititip ke Warga Tigaraksa Berlangsung Diam-diam di Toilet Rumah

“Ini agar menyadarkan pemerintah daerah tetangga, agar melakukan langkah yang sama seperti pemerintah Kota Tangsel. Namanya juga otonomi daerah, ya harus mendahulukan warga asal kotanya,” tutur Airin. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler