Connect with us

Berita Kandidat

Klarifikasi, Arief Penuhi Undangan Panwaslu

Published

on

Banten Hits.com – Bakal calon Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Senin malam (22/07) memenuhi undangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang, untuk melakukan klarifikasi terkait pencalonan dirinya bersama Sachrudin sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.   

Arief dipanggil Panwaslu untuk dimintai klarifikasi seputar Partai Gerindra yang sempat terjadi dualisme dukungan dan juga tentang tes pemeriksaan kesehatan Sachrudin yang dipersoalkan banyak kalangan.

Banten Hits.com – Bakal calon Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Senin malam (22/07) memenuhi undangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang, untuk melakukan klarifikasi terkait pencalonan dirinya bersama Sachrudin sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.   

Arief dipanggil Panwaslu untuk dimintai klarifikasi seputar Partai Gerindra yang sempat terjadi dualisme dukungan dan juga tentang tes pemeriksaan kesehatan Sachrudin yang dipersoalkan banyak kalangan.

BACA :  Arief-Sachrudin akan Terjunkan Ibas dalam Kampanye

Tentang dukungan Partai Gerindra, Arief meyakini Partai Gerindra tetap sebagai partai pengusung dalam pencalonan dirinya bersama Sachrudin sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pemilukada Kota Tangerang.

“Soal Partai Gerindra juga ditanya. Apakah Partai Gerindra mencabut dukungan? Saya bilang tidak. Saya jelaskan saya mendapat rekomendasi pada 22 Mei. Sedangkan pada 12 Mei Partai Gerindra mencabut dukungannya kepada pak Sekda,” ungkapnya usai memenuhi undangan Panwaslu Kota Tangerang, Senin malam (22/07).

Terkait tentang pencabutan dukungan Partai Gerindra terhadap pasangan Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar, Arief mengaku tidak mengetahuinya.

“Yang menerima HMZ -Iskandar kan KPU, saya tak berpikir yang lain. Saya sih berharap kalau perlu Lima-limanya nyalon. Kita berkompetisi secara fair,” ujarnya.

BACA :  Ketua DPC PDI-P: "Kelangkaan Gas, Pak JK Bisa Atasi Itu"

Arief juga mengaku ditanya Panwaslu soal pemeriksaan tes kesehatan Sachrudin yang sempat dipertanyakan sejumlah pihak.
Menurutnya tidak ada yang diuntungkan dengan diundurnya jadwal pemeriksaan tes kesehatan Sachrudin.

“Kalau dikatakan gugur demi hukum, lihat peraturan KPU Nomor 19.  Di situ disebutkan gugur kalau berhalangan tetap. Sakit Sachrudin parah, kalau tidak parah gak mungkin masuk ICU,” ujarnya.

Arif menegaskan berdasarkan hasil diagnosa dokter, Sachrudin dinyatakan menderita penyakit jantung.

“Jantung Sachrudin kondisinya memang ada penyumbatan 30 persen, tetapi tidak sampai memasang ring,” terangnya.

Seperti diberitakan, pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin selain didukung Partai Demokrat dan PKB juga didukung Partai Gerindra ketika mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang ke KPUD Kota Tangerang, beberapa waktu lalu.

BACA :  15 Komunitas Masyarakat di Belakang Pencalonan Arief

Namun dukungan Partai Gerindra sempat dipersoalkan, karena diduga telah terjadi dualisme dukungan terhadap pasangan Arief-Sachrudin dan juga HMZ-Iskandar.

Berdasarkan pleno KPU, pasangan Arief-Sachrudin dinyatakan sebagai balon yang lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni tes pemeriksaan kesehatan karena dukungan kursi parpol mencukupi.

Partai Gerindra juga dinyatakan sebagai salah satu parpol yang mendukung pencalonan pasangan Arief-Sachrudin.

Sedangkan terkait pemeriksaan tes kesehatan terhadap Sachrudin, KPU mengizinkan untuk dilakukan menyusul karena Sachrudin sakit dan setelah pihak tim Arief meminta pemunduran jadwal pemeriksaan. Sachrudin sendiri baru bisa menjalani tes kesehatan pada Jumat lalu (19/07).

Tes pemeriksaan kesehatan para bakal calon sendiri digelar mulai 14 Juli hingga 20 Juli sesuai tahapan Pemilukada yang digelar KPUD Kota Tangerang. (Hendra)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler