Connect with us

METROPOLITAN

Ironi, Pulang Liputan Wartawan Tewas Tergilas Truk

Published

on

Banten Hits.com – Syarif Hidayat (54), jurnalis Warta Banten tewas mengenaskan tergilas truk tronton di Jalan Lingkar Selatan, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/07).

Insiden yang menimpa mantan wartawan media cetak Harian Pelita ini terjadi sekitar Pukul 14.00 Wib. Korban yang mengenderai sepeda motor bebek honda blade itu, diduga menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mulia Insani, Kecamatan Cikupa.

Banten Hits.com – Syarif Hidayat (54), jurnalis Warta Banten tewas mengenaskan tergilas truk tronton di Jalan Lingkar Selatan, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/07).

Insiden yang menimpa mantan wartawan media cetak Harian Pelita ini terjadi sekitar Pukul 14.00 Wib. Korban yang mengenderai sepeda motor bebek honda blade itu, diduga menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mulia Insani, Kecamatan Cikupa.

BACA :  Sambutan di Depan Rais AM NU KH. Ma'ruf Amin, WH: Kalau Ulama Ikutan (Berpolitik) Saya Khawatir

Umar Azis, salah satu rekan korban mengaku terkejut saat melihat Syarif terkapar di tengah kerumunan warga yang menyaksikan peristiwa kecelakaan itu.

Azis menceritakan dirinya menemukan Syarif sudah dalam kondisi kritis di tengah kerumunan warga.

Ia lantas berinisiatif membawa korban yang mengalami luka parah ke rumah sakit dengan menumpang sebuah ambulans salah satu partai politik yang saat itu kebetulan tengah melintas di lokasi kejadian.

“Kayaknya pak Syarif mau arah pulang ke rumahnya usai menjalankan tugas liputan di Tigaraksa,” kata Azis, di ruang Jenazah RS Mulia Insani, Cikupa, Rabu sore (24/07).

Sementara itu menurut Ali, perawat di RS Mulia Insani, luka yang dialami korban cukup parah, sehingga nyawa korban tidak tertolong.

BACA :  Hindari Tabrakan, Toyota Etios Masuk Parit di Jalan Graha Raya Bintaro

“Korban menderita luka di bagian kepala, kaki kanan korban robek dan sudah tak terbungkus kulit lagi. Dagingnya berceceran hingga tak bisa dijahit,” ungkap Ali menjelaskan.

Ali menduga korban sudah tidak bernyawa saat dibawa ke rumah sakit. Korban sendiri tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.00 wib.  

Saat ini lanjut Ali, jenazah korban sudah dirawat dan di mandikan. Jenazahnya kini tersimpan di kamar mayat RS Mulia Insani. “Kami, tinggal menunggu keluarga korban yang menjemput mayatnya,” ujar Ali lagi.

Sementara itu sejumlah barang milik korban berupa kamera, ponsel, kartu pers dan dompet berisi sejumlah uang, KTP, dan surat berharga lainnya sudah diamankan oleh pihak Rumah Sakit Mulia Insani. Selamat jalan Bang Syarif….(Ramzy)

BACA :  Lily Istiarti, Ibunda Gubernur Banten Rano Karno Meninggal Dunia



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler