Connect with us

METROPOLITAN

Warga Nyasar dan Terlantar Meningkat

Published

on

Banten Hits.com– Tahukah anda, ternyata setiap tahunnya orang yang nyasar atau tersesat di Kabupaten Tangerang terus mengalami peningkatan? Terdengar seperti sepele memang. Namun, bagi Dinas Sosial dan Kesejahteraan Kabupaten Tangerang, mereka yang tersesat di Kabupaten Tangerang ini harus mendapatkan pelayanan khusus.

Kepala Seksie Pelayanan Anak, Lansia, Orang Terlantar dan Penyandang Cacat Dinas Sosial dan Kesejahteraan (Dinskesos) Kabupaten Tangerang Lili Amalia mencatat, umumnya mereka yang tersesat berasal dari luar Tangerang.

Banten Hits.com– Tahukah anda, ternyata setiap tahunnya orang yang nyasar atau tersesat di Kabupaten Tangerang terus mengalami peningkatan? Terdengar seperti sepele memang. Namun, bagi Dinas Sosial dan Kesejahteraan Kabupaten Tangerang, mereka yang tersesat di Kabupaten Tangerang ini harus mendapatkan pelayanan khusus.

BACA :  Debit Air Tinggi, Irigasi Pasir Bedil di Lebak Jebol

Kepala Seksie Pelayanan Anak, Lansia, Orang Terlantar dan Penyandang Cacat Dinas Sosial dan Kesejahteraan (Dinskesos) Kabupaten Tangerang Lili Amalia mencatat, umumnya mereka yang tersesat berasal dari luar Tangerang.

“Jumlahnya mencapai 50-100 orang setiap tahunnya,” katanya.

Menurut Lili, peningkatan jumlah orang yang tersesat di Kabupaten Tangerang terjadi menjelang Lebaran. Mereka tersesat disebakan oleh banyak faktor. Namun , yang paling banyak ditemui adalah mereka yang tersesat saat mencari sanak familinya.

Mereka yang tersesat ini pada umumnya kemudian terlantar. Karena kebingungan, akhirnya mereka mendatangi kantor Dinkesos Kabupaten Tangerang.
 
“Warga terlantar tersebut di dominasi dari jawa tengah dan jawa timur,” ujar Lili.

Orang tersesat dan terlantar ini menurut Lili, yak hanya terjadi saat menjelang Lebaran saja. Pada hari atau bulan-bulan biasa, pihaknya kerap menemui orang yang terlantar. Namun, pada saat menjelang Lebaran jumlahnya mengalami peningkatan dua kali lipat.

BACA :  Cerita Warga Sumur Pandeglang saat Dilanda Gempa; Ikuti Jalur Evakuasi Malah Tabrakan dengan Warga Lain karena Jalur Gelap

Dikatakan Lili, bila pihaknya sudah didatangi atau menemukan warga yang tersesat itu, meski tidak ada alokasi anggaran untuk orang-orang nyasar, namun Dinkesos tetap memberikan bantuan alakadarnya, terutama bantuan makan dan minum.

“Kalau mereka mau pulang, ya, kita beri transport seadanya,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Lili, tidak semua warga nyasar diterima oleh Dinkesos. Lili menegaskan, pihaknya hanya akan menerima warga nyasar tersebut melalui beberapa persyaratan, terutama harus ada pengantar dari pihak kepolisian yang menyatakan warga tersebut memang benar-benar nyasar dan terlantar.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler