Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Hargai Petai Tembus Rp 10 Ribu Perpapan

Published

on

Banten Hits.com– Setelah jengkol yang beberapa waktu lalu kenaikan harganya sempat membuat Menteri Perdagangan Gita Wirjawan turun tangan, kini giliran petai mengalami kenaikan harga signifikan jelang Lebaran ini.

Harga komoditi yang menjadi makanan favorit rakyat ini, di sejumlah pasar tradisional menembus angka Rp 10 ribu untuk satu papannya. Padahal, sebelumnya harga petai hanya berkisar pada angka Rp 1000 – Rp 2000 dengan kualitas paling baik.

Banten Hits.com– Setelah jengkol yang beberapa waktu lalu kenaikan harganya sempat membuat Menteri Perdagangan Gita Wirjawan turun tangan, kini giliran petai mengalami kenaikan harga signifikan jelang Lebaran ini.

Harga komoditi yang menjadi makanan favorit rakyat ini, di sejumlah pasar tradisional menembus angka Rp 10 ribu untuk satu papannya. Padahal, sebelumnya harga petai hanya berkisar pada angka Rp 1000 – Rp 2000 dengan kualitas paling baik.

BACA :  Iti Minta Kabupaten Dilibatkan Awasi Tenaga Kerja Asing

Berdasarkan pantauan wartawan Banten Hits.com Riani di Pasar Kaget Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, harga petai mengalami kenaikan siginifikan karena permintaan terhadap petai melonjak dibanding dengan hari-hari sebelumnya.

“Kemarin masih Rp 7 ribu perpapan, hari ini sudah Rp 10 ribu perpapannya,” kata Mar, salah seorang penjual sayur di Pasar Kaget Binong Permai, Kelurahan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/8/2013).

Tingginya harga petai dikatakan Mar, tetap diikuti dengan kualitas barang. Pasalnya, para pembeli biasanya menggunakan petai hanya sebagai pelengkap sajian saja, sehingga tidak perlu banyak akan tetapi kulitas yang baik.

Harga petai yang meroket sempat dikeluhkan pembeli. Sebagian pembeli sempat protes dengan tingginya harga petai. Namun, karena mereka membutuhkannya, petai pun tetap dibeli meski harganya luar biasa.

BACA :  Buka Job Fair, BNP2TKI: Qatar Negara Paling Diminati Para Pencari Kerja Asal Cilegon

“Biar mahal ya beli aja deh, untuk bau-bau saja di sayur ketupat dan sambal goreng kentang. Tapi kalo biasanya bisa beli 2 – 3 papan sekarang satu sajalah,” kata Dini, salah seorang pembeli.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh