Connect with us

METROPOLITAN

Rumah Roboh, DPRD Nilai Kesalahan Pemkot Tangsel

Published

on

Banten Hits.com – DPRD Kota Tangerang Selatan berang dan mengeritik pedas program bedah rumah yang digulirkan Pemkot Tangsel yang nyaris menelan korban, setelah rumah salah seorang warga yang baru saja direnovasi malah roboh.

Dewan menilai Pemkot Tangsel telah melakukan kesalahan dengan menunjuk kontraktor yang tidak profesional dalam program bedah rumah tersebut.

Banten Hits.com – DPRD Kota Tangerang Selatan berang dan mengeritik pedas program bedah rumah yang digulirkan Pemkot Tangsel yang nyaris menelan korban, setelah rumah salah seorang warga yang baru saja direnovasi malah roboh.

Dewan menilai Pemkot Tangsel telah melakukan kesalahan dengan menunjuk kontraktor yang tidak profesional dalam program bedah rumah tersebut.

BACA :  Ilunis Tangerang Gelar Reuni Akbar dan Mubes IV

“Ini ada kesalahan dalam penunjukan kontraktornya, sepertinya kontraktor ini hanya mementingkan kepentingan atau keuntungan pribadi saja,” ujar Gacho Sunarso, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Kamis (15/08).

Gacho menegaskan pihaknya akan segera memanggil Dinas Tata Kota untuk meminta pertanggungjawaban terkait insiden yang nyaris menelan korban itu.

Selain itu, untuk mengetahui secara pasti kondisi yang terjadi, lanjut Gacho, pihaknya juga akan melakukan peninjauan ke lokasi rumah Mamad (45) di Jalan Lengkong Gudang Timur, RT 02/04 Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

Di lokasi rumah milik warga yang berprofesi serabutan ini, Gacho mengaku akan melihat secara langsung tentang fakta sebenarnya yang terjadi di lapangan.

BACA :  Operasi Yustisi, Puluhan Penghuni Kost-kostan di Cilegon Terjaring Razia

Bila sudah didapat, barulah dewan akan memanggil kepala Dinas Tata Kota, sebagai pihak yang bertanggung jawab membangun rumah sederhana tersebut.

“Kita akan panggil dinas terkait untuk dimintai keterangan, mengapa sampai ada kejadian begini,” ujar Gacho.

Gacho juga mempertanyakan keabsahan dan resminya kontraktor yang memperbaiki rumah warga tersebut.

Sebab, menurut Gacho rumah yang diperbaiki seharusnya kondisinya menjadi lebih baik, bukan malahan rusak parah.

“Makanya, kontraktor yang begitu dicoret saja, jangan diberi kesempatan kembali untuk mendapatkan proyek pembangunan Kota Tangsel,” tegasnya.

Seperti diberitakan, rumah milik pasangan Mamad (45) dan Rohimah (43), Jumat lalu (09/08) roboh. 

Robohnya rumah yang terletak di Kampung Jombang, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, RT 02/04, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel itu terjadi pada hari kedua lebaran Idul Fitri.

BACA :  Pemprov Banten Belum Terima Salinan SK Pemberhentian Ratu Atut

Meski sudah lebih dari lima hari roboh, namun rumah yang diikutsertakan dalam program bedah rumah P2WKSS Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu tidak kunjung diperbaiki.

Akibat rumahnya roboh, banyak barang berharga milik Mamad seperti televisi, perabotan dapur, dan perabotan di kamar hancur tak bisa digunakan lagi. (Rie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler