Connect with us

METROPOLITAN

KPU Nonaktif Dinilai Terburu-buru Cetak Kertas Suara

Published

on

Banten Hits.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Herry Rumawatine menilai, pencetakan kertas suara yang dilakukan KPUD Kota Tangerang yang telah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terlalu terburu-buru.

Herry Rumawatine membandingkannya dengan Pemilukada Jawa Timur dengan pemilih mencapai 30 juta jiwa dan pelaksanaannya 29 Agustus 2013, di mana KPUD Jawa Timur belum melakukan pencetakan kertas suara. Namun, Kota Tangerang yang jumlah pemilihnya 1.161.685 jiwa pilih, sudah melakukan pencetakan suara dari jauh hari.

Banten Hits.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Herry Rumawatine menilai, pencetakan kertas suara yang dilakukan KPUD Kota Tangerang yang telah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terlalu terburu-buru.

BACA :  Hadiri Pelantikan HMI Cabang Pandeglang, Irna Minta HMI Kawal Pembangunan di Pandeglang

Herry Rumawatine membandingkannya dengan Pemilukada Jawa Timur dengan pemilih mencapai 30 juta jiwa dan pelaksanaannya 29 Agustus 2013, di mana KPUD Jawa Timur belum melakukan pencetakan kertas suara. Namun, Kota Tangerang yang jumlah pemilihnya 1.161.685 jiwa pilih, sudah melakukan pencetakan suara dari jauh hari.

“Sudah begitu pencetakan kertas suara didasarkan atas data  Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yaitu sebanyak 1.725.768 jiwa pilih,” kata Herry.

Sementara menurut Agus Supadmo, anggota KPU Banten yang bertugas terkait percetakan kertas suara, pihaknya sudah meminta pihak ketiga untuk memberikan laporan terkait kertas suara yang sudah telanjur dicetak. Laporan tersebut nantinya berguna untuk menjadi bahan laporan kepada pihak terkait.

BACA :  Bocah 8 Tahun di Pandeglang Hilang Terseret Arus Sungai Cimoyan

Selain itu, kata Agus, pihaknya sudah melakukan konsultasi ke sejumlah instansi terkait mengenai kerta suara yang telanjur dicetak itu, terutama ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan (LKPP).

“Kami sudah konsultasi ke ahlinya, mereka membolehkan KPU melakukan penunjukan langsung. Tapi berhubung masih ada sisa anggaran di percetakan yang menang tender, yakni PT Tri Sakti, maka kami tetap mencetak di PT Tri Sakti,” kata Agus.

Ditambahkan Syaiful Bahri, anggota KPU Banten,  kertas suara yang baru dengan tanda gambar lima pasang calon sudah dicetak oleh PT Tri Sakti pada tanggal 13 Agustus lalu.

“Saya berserta perwakilan dari panwaslu, Polres Metropolitan Tangerang dan pihak terkait lainnya meluncur langsung ke Semarang untuk mencetak kertas suara. Kami sudah menandatangani berita acara pencetakan kertas suara tersebut,” tandas Syaiful.(Rus)

BACA :  20 dari 54 Kelurahan di Tangsel Dijabat Plt, Truth: Diduga Dipertahankan untuk Kepentingan Politik



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler