Connect with us

METROPOLITAN

Kapolres: Kooperatif, Pelaku Pengerusakan Tidak Ditahan

Published

on

Banten Hits.com – Kepolisian Serang berdalih tidak menahan pelaku pengerusakan sekretariat Ormas Forpek, karena pelaku siap bertanggung jawab dan kooperatif.

Menurut Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan pihaknya tidak menahan kelima tersangka, karena penyidik mempertimbangkan faktor kooperatif.

Banten Hits.com – Kepolisian Serang berdalih tidak menahan pelaku pengerusakan sekretariat Ormas Forpek, karena pelaku siap bertanggung jawab dan kooperatif.

Menurut Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan pihaknya tidak menahan kelima tersangka, karena penyidik mempertimbangkan faktor kooperatif.

“Kami tidak melepaskan, tetapi memang mereka tidak ditahan. Alasannya karena mereka cukup kooperatif dan berjanji tidak melakukan hal serupa, juga tidak kabur dari pemeriksaan,” kata Kapolres saat dihubungi via telepon.

BACA :  Jumlah Dokter Gigi di Lebak Belum Ideal, Sementara Bidan Sudah Over Load

Hal senada juga dikemukakan Kasat Reskrim Polres Serang AKP Fredya Triharbakti. Fredya beralasan pihaknya tidak melakukan penahanan, karena kelima tersangka mengaku bertanggungjawab atas perbuatannya dan kooperatif.

“Pelaku tidak berbelit-belit dalam pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim di gedung Satuan Reskrim Polres Serang, Selasa (24/09).

Ia juga bahkan menepis soal jumlah pelaku yang menyerahkan diri dan sempat santer dikabarkan lebih dari lima orang.

Dirinya menegaskan hanya lima tersangka yang menyerahkan diri dengan datang ke Mapolres Serang. Kelima tersangka dilaporkan menyerahkan diri Senin (23/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam pemeriksaan, kata Kasat, kelima tersangka melakukan perusakan mulai dari memecahkan kaca jendela, merobohkan plang nama, membakar kursi dan bendera Forpek.

BACA :  Jalan Utama ke Kantor Kecamatan Cibadak Mirip Pematang Sawah, Licin dan Digenangi Air

“Kalau untuk latarbelakang terjadinya aksi penyerangan disertai perusakan masih dalam penyelidikan. Namun kelima tersangka mengakui karena sakit hati pernah dilempari telor oleh massa LSM Forpek Nusantara,” terang Kasat.

Kasat menegaskan jika terbukti, pihaknya akan menjerat kelima tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang perusakan.

Seperti diberitakan, kelima tersangka pengerusakan yang sempat menyerahkan diri dan ditahan polisi, masing-masing diketahui berinisial, AN (23), FR (25), PA (26), AR (27) dan YK (26).

Sekretariat LSM Forpek Nusantara di Jalan Jayadiningrat, Kota Serang, Jumat (20/9) sore, diserang puluhan massa berseragam serba hitam.

Dua kaca jendela pecah, satu set kursi tamu dan atribut forpek dibakar. Sekelompok pria misterius ini datang menggunakan 4 mobil serta sedikitnya 20 kendaraan roda dua.

BACA :  Pasca Diguncang Ledakan, Aktifitas di Mall @Alam Sutera Kembali Normal

Beberapa hari sebelumnya massa Forpek Nusantara diketahui mendemo kantor PT Buana Wardhana Utama (BWU), karena dianggap memonopoli proyek yang didanai dari APBD Banten. (Bud/Soed)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler