Connect with us

EKONOMI & BISNIS

DPRD Pertanyakan Keikutsertaan Pemkab Tangerang dalam Pendirian Bank Banten

Published

on

Banten Hits – Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tangerang Sulaiman Haikal mempertanyakan kejelasan rencana pembentukan dan keikutsertaan Kabupaten Tangerang dalam pendirian bank Banten.

Pertanyaan itu dilontarkan Haikal terkait dengan munculnya item pembentukan Bank Banten dalam materi sinkronisasi kebijakan pusat dan propinsi dalam pembahasan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS).

Haikal mengemukakan, selama ini pengalaman keikutsertaan Kabupaten Tangerang di Bank Jabar Banten (BJB) hanya menjadi minoritas.

“Sesuai penjelasan Kepala Bappeda, saham Kabupaten Tangerang di BJB hanya 3%,” ujarnya.

Atas pertanyaan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Mirsyad menyatakan bahwa rencana pembentukan Bank Banten masih seputar informasi awal.

Hingga saat ini belum ada langkah-langkah konkret dari Propinsi Banten terkait pembentukan Bank Banten.
“Hingga saat ini kami juga belum diundang rapatnya oleh propinsi,” jelas Sekda Iskandar.

BACA :  Jelang Puasa Harga Daging Tembus 100 Ribu

Selanjutnya Haikal mewanti-wanti eksekutif Kabupaten Tangerang melalui Sekda agar pengalaman keikutsertaan di BJB tidak terulang di dalam rencana pembentukan Bank Banten.

“Eksekutif dan legislatif dalam hal ini Komisi 3 harus memperkuat sinergi agar porsi saham Kabupaten Tangerang bisa lebih besar,” tutup Haikal.

Seperti diketahui, Pemerintah Propinsi (Pemprop) Banten berniat mendirikan bank pembangunan daerah (BPD).

Rencana pendirian BPD sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Pendek dan Menengah Provinsi Banten 2012-2017. Dalam rencana itu, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan mempunyai BPD pada 2014 nanti. (Ramzy)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler