Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Proyek Jalan Sentul-Parahu Dinilai Asal-Asalan

Published

on

Banten Hits.com – Proyek lanjutan pembangunan jalan Desa Parahu yang menghubungkan wilayah Sentiong menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang, diduga asal-asalan dan tidak berkualitas.

Hal itu dapat dilihat dari konstruksi jalan yang memakai besi atau tibar, dengan jumlahnya yang tidak sesuai standar.

Alvin (45), warga Desa Parahu menilai jalan tersebut dalam waktu tidak lama lagi pasti akan rusak kembali. Pasalnya pemakaian besi atau tibar hanya akal-akalan saja. Sebab ukuran besi ataupun jumlah besinya kurang dari yang diharuskan.

Banten Hits.com – Proyek lanjutan pembangunan jalan Desa Parahu yang menghubungkan wilayah Sentiong menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang, diduga asal-asalan dan tidak berkualitas.

BACA :  Harga Komoditi Pertanian Naik Signifikan

Hal itu dapat dilihat dari konstruksi jalan yang memakai besi atau tibar, dengan jumlahnya yang tidak sesuai standar.

Alvin (45), warga Desa Parahu menilai jalan tersebut dalam waktu tidak lama lagi pasti akan rusak kembali. Pasalnya pemakaian besi atau tibar hanya akal-akalan saja. Sebab ukuran besi ataupun jumlah besinya kurang dari yang diharuskan.

“Kalau besi itu merupakan dasar konstruksi sebuah jalan jadi harus bagus. Kalau besi saja yang  kurang memenuhi syarat, saya khawatir akan berpengaruh terhadap kualitas jalan. Kalau begitu kan yang dirugikan pastinya warga sini juga dan tentunya pemerintah juga sia-sia mengeluarkan anggaran itu,” ungkap Alvin, Jum’at (18/10)

Hal senada juga diungkapkan Saudin, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja. Ia mengaku setiap hari menggunakan jalan Parahu-Tobat.  Menurutnya kualitas pembangunan jalan harus menjadi perhatian kontraktor.

BACA :  30 Perusahaan Ditarget Ikut Job Fair 2017 di Tangerang

“Saya berharap kepada pengawas jalan, agar memerhatikan kualitas pembangunan. Jangan sampai masyarakat pengguna jalan malah dirugikan,” ungkapnya.

Pembangunan jalan Parahu Tobat sepanjang kurang lebih 700 meter itu sendiri dikerjakan oleh CV Jaya Sampurna. Pembangunan lanjutan jalan tersebut sesuai plang yang terpasang menggunakan dana APBD Kabupaten Tangerang senilai Rp. 385.721.000.

Dimintai tanggapan, Yawan Duryawan, Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang menyatakan, pihaknya akan mengonfirmasi data itu kepada kontraktor.

Selain itu pihaknya juga akan akan turun ke lapangan, untuk mengecek ke lokasi tentang kualitas jalan yang dibangun.

“Kami akan cek ke lapangan. Setelah itu kami juga akan konfimasi ke kontraktornya,” jawab Yawan singkat. (Ramzy)

BACA :  Diskon 70%, Warga Serbu Matahari Mal Lippo Karawaci

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × three =

Terpopuler