Connect with us

METROPOLITAN

Gadis Pandeglang Disekap di Panti Pijat

Published

on

Banten Hits –  Seorang gadis yang baru lulus SMA, Enung Nurhayati (18) warga Kampung Dukuh, RT 06/ 04, Desa Sukanagara, Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang,  menjadi korban penyekapan di sebuah tempat di kawasan Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Info penyekapan terhadap Enung terungkap setelah Enung menelepon kelurganya di Desa Sukanagara, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Lewat telepon Enung kepada keluarga mengatakan, selain disekap dirinya juga dipaksa untuk memijat laki-laki paruh baya, bahkan harus “melayani” laki-laki yang dipijatnya.

Menurut Mamad, kakak Enung saat menceritakan peristiwa tersebut ke Banten Hits, Sabtu (28/12/2013) sore, Enung berangkat dari rumahnya pada Selasa (17/12/2013) malam dengan dijemput oleh seseorang bernama Maman.

BACA :  Rendi Pertahankan Motor Meski Kena Tikaman

Maman menurut Mamad, adalah orang yang merekrut Enung untuk dipekerjakan di sebuah salon kecantikan di Jakarta.

“Namun, selang dua hari kemudian, Enung menelepon. Dia bilang, ternyata dirinya tidak dipekerjakan di salon kecantikan seperti yang dijanjikan Maman. Melainkan disuruh mijat om om,” kata Mamad.

Karena merasa tak sesuai dengan pekerjaan yang dijanjikan, Enung kemudian mengutarakan keinginan untuk pulang kepada penanggungjawab di tempat itu.

Namun, penanggungjawab di tempat itu tak menggubris keinginan Enung. Bahkan saat pihak keluarga Enung meminta supaya Enung diizinkan untuk pulang pun, pengelola malah mengatakan jika Enung tak mungkin pulang karena sudah meneken kontrak kerja selama dua tahun. (Riani)

BACA :  Warga Palurahan Tuding Kepsek MTs Negeri Model Pandeglang Langgar Komitmen



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler