Connect with us

GAYA HIDUP

Melestarikan Kerbau Banten dan Menjaga Jiwa Rocker

Published

on

Kerbau dan musik rock memang tak ada hubungan. Tapi di Banten, kerbau asli Banten yang disebut plasma nutfah Banten, kelestariannya ada di tangan seorang rocker. Bahkan, karena si rocker tersebut suda bergelar haji, jadilah dia disebut haji rocker.

Adalah Asep Mulya, lelaki bertubuh gempal kelahiran 1 Juni 1976 yang dijuluki haji rocker. Pria asal Pandeglang ini ada pecinta berat Metallica. Untuk segala hal yang berbau Metallica dia sangat fanatik.

Dalam perbincangan dengan Banten Hits beberapa waktu lalu, Asep mengungkapkan, dia akan menyisihkan waktunya demi menonton konser Metallica. Bahkan menurutnya, dia sampai rela terbang ke luar negeri demi menikmati permainan James Hetfield cs secara langsung.

BACA :  Energi Kreatif Bernama "Etoile Dance Competition"

Asep Mulya lahir di tengah-tengah keluarga sangat berada. Jadi meski saat ini memegang jabatan sebagai Kepala Bidang Peternakan di Distanak Propinsi Banten, ia membiayai perjalanan luar negerinya dari kocek sendiri, bukan dari biaya dinas yang bersumber dari APBD.

Sesuai bidang kerjanya, selain ngomongin Metallica, Asep juga bercerita soal kerbau asli Banten. Beberapa waktu lalu, Banten mendapat  permintaan 1.000 ekor kerbau dari salah satu badan di Provinsi Riau. Permintaan itu diajukan langsung kepadanya.

Permintaan ini jelas sebuah peluang jika Asep memiliki niat untuk meraup keuntungan. Namun, ternyata Asep memilih melewatkan kesempatan meraup untung milliaran rupiah itu, demi sesuatu hal yang dianggapnya lebih penting, yaitu menjaga Plasma Nutfah Banten alias kerbau Banten.

BACA :  Seni Mural dan Semangat Egalitarian

Haji rocker menjelaskan, bahwa populasi kerbau Banten akan punah jika tidak kita jaga.

“Bagaimana cara menjaganya? Ya beli dan makan daging kerbau. Dengan begitu peternak kerbau akan mendapat untung, kemudian bersemangat untuk mengembangbiakan populasi kerbau,” jelasnya.

Selama ini, kata Asep, harga daging kerbau tersaingi oleh harga daging sapi. Selain menang jumlah, harga daging sapi juga lebih murah. Salah satu penyebabnya populasi kerbau Banten yang sudah berkurang.

Prihatin dengan kondisi tersebut, haji rocker mulai mengampanyekan perluanya melestarikan kerbau Banten. Dia memulainya dari diri sendiri. Sudah tiga tahun ke belakang, dia tidak makan daging sapi. Itu ia lakukan untuk melawan “serangan” sapi impor yang dapat mematikan harga kerbau Banten.

BACA :  Gempa Literasi: Semangat Membaca, Semangat Warga Dunia

Dia menyontohkan,  ketika dia datang dan makan di rumah makan padang. Dia memilih tidak memakan rendang karena dia tahu  rendang itu disajikan menggunakan daging sapi.

Saking cintanya sama kerbau Banten, Asep bahkan pernah merogoh kocek sendiri sebesar Rp 5 juta demi membawa pulang sebuah foto kawanan kerbau. Dan kawanan kerbau yang ada di foto itu adalah plasma nutfah alias kerbau asli Banten…



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler