Connect with us

SENI & BUDAYA

3.000 Anak Sungkeman di Kabupaten Tangerang Raih MURI

Published

on

Sungkeman adalah tradisi yang mendidik sebagai bentuk penghormatan. Mereka yang usianya lebih muda wajib sungkem kepada yang lebih tua.

Lepas dari hanya sebuah tradisi, Pemerintah Kabupaten Tangerang mencoba menumbuhkan kembali kebiasaan sungkeman terhadap anak usia dini sebagai bentuk pendidikan ahlak.

Sungkeman adalah tradisi yang mendidik sebagai bentuk penghormatan. Mereka yang usianya lebih muda wajib sungkem kepada yang lebih tua.

Lepas dari hanya sebuah tradisi, Pemerintah Kabupaten Tangerang mencoba menumbuhkan kembali kebiasaan sungkeman terhadap anak usia dini sebagai bentuk pendidikan ahlak.

Kegiatan sungkeman yang melibatkan 3.000 anak dari pendidikan anak usia dini (PAUD) se-Kabupaten Tangerang pada Kamis (12/06/2014) berhasil mencatat rekor. Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan terkait pelaksanaan sungkeman yang digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa ini.

BACA :  Seniman Pertanyakan Fatwa Haram MUI

Manager MURI J.Ngadri mengatakan, MURI memberikan penghargaan kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang telah mengadakan acara sungkeman anak-anak PAUD ini.

“MURI memberikan penghargaan ini dengan melihat kegiatan sungkeman yang dinilai sangat baik yang dilakukan oleh anak dan ibu ini,” ujarnya, Kamis (12/6/2014).

Sementara itu,Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, acara sungkeman ini merupakan tradisi menjelang bulan Ramadan untuk mendidik akhlak anak-anak PAUD.

“Acara ini merupakan tradisi menjelang bulan ramadhan agar mendidik akhlak anak-anak ini,” ujarnya.

Zaki menambahkan, terkait rekor MURI ini, masyarakat harus melihat dari nilai religius dan sungkeman ini diharapkan  bisa menjadi semangat untuk memberi pendidikan agama kepada anak-anak.

BACA :  Jelang Nyepi, Ribuan Umat Hindu Banten Gelar Upacara Melasti di Tangerang

“Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan nilai-nilai yang baik kepada anak-anak PAUD,” ungkap Zaki.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler