Connect with us

METROPOLITAN

Di Facebook, Airin Sebut Aburizal Bakrie Kapitalis Licik

Published

on

Banten Hits.com – Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie disebut sebagai kapitalis licik oleh Airin Rachmi Diany dalam status yang diposting di jejaring sosial facebook, Kamis (31/07/2014) jam 06.02 WIB. Postingan akun dengan foto profil Airin yang tengah menggunakan helm sepeda itu mendapat respon dari banyak orang.

Selain menyebut Aburizal Bakrie kapitalis licik, Airin juga mengatakan SBY sebagai jenderal yang tak bisa melakukan tugas transformasi kebangsaan.

Banten Hits.com – Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie disebut sebagai kapitalis licik oleh Airin Rachmi Diany dalam status yang diposting di jejaring sosial facebook, Kamis (31/07/2014) jam 06.02 WIB. Postingan akun dengan foto profil Airin yang tengah menggunakan helm sepeda itu mendapat respon dari banyak orang.

BACA :  Usai Dilantik, Iman Gelar Open House di Jombang Wetan

Selain menyebut Aburizal Bakrie kapitalis licik, Airin juga mengatakan SBY sebagai jenderal yang tak bisa melakukan tugas transformasi kebangsaan.

Berikut postingan lengkap Airin Rachmi Diany:

Komposisi ideal sebuah bangsa untuk abad 21 :

1% Petani
35% Buruh Manufaktur
64% Buruh Jasa

Indonesia masih jauh dari itu, petaninya terlalu banyak dengan teknologi rendah. Iklim investasi industri manufaktur dan jasa parah, di urutan 120 dari 180 negara, jauh dibawah Singapura dan Malaysia di 10 besar dunia.

Tugas transformasi kebangsaan itu berat sekali, tidak bisa dilakukan oleh jendral macam SBY atau Prabowo, apalagi kapitalis licik macam Bakrie. Harus dilakukan oleh pemimpin sevisioner Sukarno, sedingin Suharto, secerdas Habibie. Pemimpin yang mendekati kriteria itu cuma Jokowi.

Jokowi memimpikan Indonesia menjulang seperti mimpinya Sukarno, Jokowi tenang dan tegas seperti Suharto, dan Jokowi berpikir strategis dan modern seperti Habibie. Pun dia adalah Islam Abangan seperti Gus Dur

Tugas Jokowi menjadi president memang sangat berat , tapi kalau dia tidak menjadi presiden, ucapkanlah sayonara kepada kemajuan Indonesia. Indonesia akan selamanya jadi gedibal Malaysia dan Singapura, dan menjadi gundik Jepang dan America.

Hingga Minggu (03/08/2014) pukul 14.00 WIB, diketahui postingan tersebut disukai oleh 228 orang dan dikomentari oleh 128 orang. Komentar atas postingan orang nomor satu di Kota Tangerang Selatan ini beragam, di antaranya ada yang mengatakan tidak setuju bahkan menyebut pemilik akun sebagai orang stres. (Rus)

BACA :  Gunung Agung Meletus, Penerbangan Lion Air dari Soetta ke Bali Normal



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler