Connect with us

METROPOLITAN

Anggota DPRD yang Terjerat Kasus Penggelapan Tanah Senilai Rp 400 M Berasal dari Partai Hanura

Published

on

Banten Hits.com – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang berinisial D yang terjerat kasus pemalsuan surat dan penggelapan tanah seluas 9 hektar dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp 400 miliar di Kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang adalah Dames Topik, asal Partai Hanura.

Sementara, BUMN yang terlibat dalam kasus tersebut adalah Angkasa Pura II. Dalam hal ini, Angkasa Pura II menjadi pelapor atas kasus yang diduga dilakukan oleh Dames Topik dan kawan-kawan itu.

Banten Hits.com – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang berinisial D yang terjerat kasus pemalsuan surat dan penggelapan tanah seluas 9 hektar dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp 400 miliar di Kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang adalah Dames Topik, asal Partai Hanura.

BACA :  Guru Ngaji di Desa Pangkalan Teluk Naga Tewas Disiram Air Keras oleh Pria Diduga Selingkuhan Istrinya

Sementara, BUMN yang terlibat dalam kasus tersebut adalah Angkasa Pura II. Dalam hal ini, Angkasa Pura II menjadi pelapor atas kasus yang diduga dilakukan oleh Dames Topik dan kawan-kawan itu.

Manajer Humas dan Protokoler PT Angkasa Pura II Cabang Utama Bandara Soekarno Hatta Tangerang Yudis Tiawan mengonfirmasi kebenaran laporan tersebut.

“Lahan itu adalah aset negara yang dikuasakan kepada Angkasa Pura II. Proses sertifikasi sedang berjalan di BPN Kabupaten Tangerang,” jelas Yudis kepada Banten Hits.com, Minggu (28/09/2014).

Sumber Banten Hits.com menyebut, Dames Topik dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Chairal Arifin berdasarkan Laporan Polisi: LP/1837/V/2014/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Mei 2014 dengan tuduhan dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan atau penggelapan hak atas barang tidak bergerak (tanah) sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP dan atau pasal 385 KUHP.

BACA :  Dua Kampung di Kelurahan Banten Terendam Banjir, Bukti Kepemilikan Bangunan Warga di Tepi Kali Teluk Banten Diselidiki

Terkait penyelidikan kasus ini, petugas telah memeriksa sedikitnya 17 orang saksi yang diduga mengetahui atau terkait dalam perkara yang sedang ditangani. Pemanggilan saksi telah dilakukan sejak 24 Juni 2014 lalu.(BACA JUGA: Baru Dilantik, Anggota DPRD Kab. Tangerang Terjerat Kasus Penggelapan Tanah Senilai Rp 400 M)

Salah seorang saksi berinisial B setelah menjalani pemeriksaan kepada Banten Hits.com, Sabtu (27/09/2014) mengungkapkan, dirinya diperiksa kakrena mengetahui asal-usul kepemilikan tanah di “kawasan emas” di pantai utara, Kabupaten Tangerang ini.

Jurnalis Banten Hits.com Taufik Saleh masih terus berusaha meminta konfirmasi dari pihak keluarga Dames Topik terkait perkara ini. Hasanudin, salah satu anak Dames Topik hanya memberi jawaban dirinya akan menelepon balik. Namun, hingga berita ini dipublish masih belum ada penjelasan apapun. (Rus)

BACA :  Curi Honda Blade, Pria Paruh Baya Asal Lebak Digiring ke Mapolsek Pondok Aren



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler