Connect with us

GAYA HIDUP

Deby, Manusia Petasan dari Neroktog

Published

on

Tanpa rasa takut kulitnya terbakar, Deby (30), menari-nari di lapangan sepak bola sambil meledakan ribuan butir petasan yang dirangkai hampir mencapai 10 meter dengan cara dililitkan di bagian leher.

Tentu saja, aksi nekat warga Kampung Jawara, Desa Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang tersebut menjadi tontonan warga sekitar.Ternyata Deby alias Delih Batik yang meledakan petasan di tubuhnya ini, sudah sejak umur 17 tahun hoby memainkan petasan.

Alhasil, aksi membahayakan Deby membuat ia dijuluki sebagai manusia yang tahan terhadap ledakan petasan api. Bahkan, tidak jarang, karena keunikan yang dimilikinya, ia kerap diundang dalam sejumlah acara yang berbau adat Betawi. Salah satunya acara pernikahan.

BACA :  Melestarikan Kerbau Banten dan Menjaga Jiwa Rocker

“Sejak umur 17 tahun, dia (Deby-Red) memang sudah hoby main petasan tanpa rasa takut sedikit pun.” ujar Sanusi yang mengaku atraksi pria yang dikenal warga memiliki kepribadian baik dan tidak sombong ini juga menjadi hiburan bagi warga sekitar.

Sementara itu, Deby, mengakui, tidak ada perasaan takut saat memainkan petasan sambil menari. Justru, kata dia, itu menjadi sesuatu yang menyenangkan.

“Senang aja kalo lagi mainin petasan,” ucapnya.

Kendati demikian, ia menuturkan saat bermain petasan tidak serta merta asal diledakan, tapi ada trik-trik khusus yang ia gunakan.

Rencananya, setelah ia sudah meledakan ribuan petasan yang dililitkan ditubuhnya, “Si Manusia Tahan Petasan” ini akan memainkan petasan dengan jumlah yang lebih banyak. (Nda)

BACA :  Banten Fashion, Energi Baru Dunia Fotografi di Banten



Terpopuler