Connect with us

PERSONA

Bripda Karina, Polwan dari Polres Cilegon yang Terpilih Menjadi Pemandu Istana Negara

Published

on

Bagi anggota polisi di Polres Cilegon, nama Bripda Karina Nila Chandra memang sudah tak asing. Perempuan yang bertugas di Unit Patroli Sat Sabhara Polres Cilegon ini, memang dikenal sebagai polisi wanita pemilik senyum manis.

Namun, kabar berikut ini sepertinya akan menjadi “kabar buruk” bagi para pengagum Bripda Karina Nila Chandra. Dara kelahiran 25 September 1991 lalu ini telah terpilih mewakili Provinsi Banten dan tengah menjalani masa orientasi untuk menjadi pemandu istana negara yang ditempati Presiden Joko Widodo.

“Saya hanya menjalankan perintah setelah turun surat dari Mabes Polri yang menyatakan saya harus mengikuti tes (pemandu istana-red) di Jakarta, kemudian saya berangkat. Pada awalnya ada 10 orang saja yang menjadi perwakilan, tapi akhirnya cuma saya yang dipanggil,” ungkapnya saat berhasil diwawancarai Banten Hits¬†melalui telepon genggamnya, Kamis (4/12/2014)

BACA :  Rian Sandy, Remaja Bersuara Emas dari Irian Jaya

Wanita kelahiran Sragen Jawa Tengah yang mempunyai hobi travelling ini, mengaku bersyukur karena berhasil lolos menjadi salah satu bagian dari pemandu istana negara. Bripda Karina berhasil lolos setelah menjalani sejumlah rangkaian tes, seperti tes kesehatan di Klinik Bhayangkara Jakarta, tes Bahasa Inggris di Lemhanas RI, tes psikologi di Dinas Psikologi Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, hingga melalui sejumlah persyaratan administrasi di Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) dan Sekretariat Negara.

“Saya sangat senang sekali. Lagi pula mampung masih muda, jadi sekaligus ingin mencari pengalaman juga,” akunya.

Lebih lanjut, ia mengaku sudah siap mematuhi peraturan dalam segala ketentuan untuk menjadi pemandu istana, termasuk ikatan dinas yang tidak memperbolehkan pemandu istana menikah sebelum mengabdi selama satu tahun.

BACA :  Satu Sisi Tukidi; Yang Terempas dan Hidup

Selain itu, ia juga menceritakan, dalam menjalankan masa orientasi sebagai pemandu istana yang rencananya akan berlangsung hingga 20 Desember, dirinya dibekali pengetahuan tentang tugas. Mulai dari mengawal dan memandu tamu negara asing, hingga menyampaikan informasi tentang semua isi istana kepada tamu negara yang berkunjung ke tanah air.

“Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapat di masa orientasi ini. Sambil kita menunggu waktu penetapan dan pengukuhan (pemandu istana-red) saja,” imbuhnya. (Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler