Connect with us

METROPOLITAN

Dugaan Kasus Korupsi Puskesmas di Tangsel, 2 Tersangka Ditahan Kejagung

Published

on

Banten Hits.com – Usai menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB, Kejaksaan Agung (Kejagung), akhirnya menahan 2 tersangka pada kasus korupsi Pembangunan Puskesmas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2012. Dua tersangka yang ditahan tersebut berinisial ST dan NU. Di hari yang sama, penyidik juga melakukan pemanggilan terhadap tersangka lainnya, yakni DY dan HK. Namun, keduanya batal datang dengan alasan sakit.

 

Banten Hits.com – Usai menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB, Kejaksaan Agung (Kejagung), akhirnya menahan 2 tersangka pada kasus korupsi Pembangunan Puskesmas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2012.

Dua tersangka yang ditahan tersebut berinisial ST dan NU. Di hari yang sama, penyidik juga melakukan pemanggilan terhadap tersangka lainnya, yakni DY dan HK. Namun, keduanya batal datang dengan alasan sakit.

BACA :  Belasan Warga di Eks Lokasi Tsunami Selat Sunda Terserang DBD

Kapuspenkum Kejagung, Tony Spontana, mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan Print-12/F.2/Fd.1/03/2015, tanggal 11 Maret 2015 untuk tersangka ST yang merupakan Komisaris PT Trias Jaya Perkasa. Sementara, Print-13/F.2/Fd.1/03/2015, tanggal 11 Maret 2015 untuk Tersangka NU yang merupakan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

“Penyidik selanjutnya melakukan penahanan terhadap kedua tersangka di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI, selama 20 hari dari tanggal 11 Maret 2015 hingga 30 Maret 2015,” ujar Tony, seperti yang dilansir detik.com, Rabu (11/3/2015),

Untuk diketahui, dalam dugaan kasus korupsi dengan nilai proyek Rp7,8 Miliar tersebut, ada 7 orang yang sudah ditetapkan Kejaksaan sebagai tersangka. Salah satunya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang merupakan adik dari Gubernur Banten non aktif, Ratu Atut Chosiyah.

BACA :  Wakil Amir Majelis Mujahidin Indonesia Diamankan Polsek Kelapa Dua Tangerang

Selain Wawan, enam orang yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, diantaranya, mantan Kadinkes Tangsel Dadang M Epid, Kabid Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Dinkes Tangsel Mamak Jamaksari, dan Sekdinkes Provinsi Banten Neng Ulfah. Sedangkan, dari pihak swasta Kejaksaan juga menetapkan Komisaris PT Trias Jaya Perkasa Suprijatna Tamara, dan Direktur PT Bangga Usaha Mandiri Desy Yusandi, serta Komisaris PT Mitra Karya Rattan Herdian Koosnadi. (Nda)

 

 

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler