Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Kasus PHK di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat

Published

on

Ilustrasi. (Foto: sindonews.com)Banten Hits.com – Jumlah kasus pengaduan karyawan yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) selama 2014 mengalami peningkatan. Bila dibanding tahun 2013 yang hanya mencapai 300 kasus, pada tahun 2014 meningkat hingga mencapai 471 kasus atau sekitar 70 persen.

Kepala Seksi Penempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat mengatakan kebanyakan kasus PHK terjadi di pabrik-pabrik garment atau pakaian dan pabrik-pabrik padat karya lainnya.

Ilustrasi. (Foto: sindonews.com)Banten Hits.com – Jumlah kasus pengaduan karyawan yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) selama 2014 mengalami peningkatan. Bila dibanding tahun 2013 yang hanya mencapai 300 kasus, pada tahun 2014 meningkat hingga mencapai 471 kasus atau sekitar 70 persen.

BACA :  Sudah Tak Sehat, Puluhan Koperasi di Tangerang Dibubarkan

Kepala Seksi Penempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat mengatakan kebanyakan kasus PHK terjadi di pabrik-pabrik garment atau pakaian dan pabrik-pabrik padat karya lainnya.

“Rata-rata kasus itu menimpa para karyawan perusahaan pabrik garment dan sepatu,” ungkapnya.

Ia mengemukakan selama tahun 2014, ada 471 kasus yang melapor ke Dinas Pengawasan Ketenagakerjaan, dan yang sudah diselesaikan ada 322 kasus. Dari 471 kasus tersebut diantaranya 335 kasus Pemutusan Hubungan Kerja, 63 kasus Perselisihan Hubungan Industrial dan 75 kasus unjuk rasa atau mogok kerja.

“Sampai saat ini ada 1600 karyawan yang di PHK, yang merupakan pemutusan perseorangan, bukan PHK massal dan untuk tahun 2015 ini kami masih melakukan pendataan,” tandas Hidayat. (Uud)

BACA :  Butuh Terobosan Tuntaskan Pengangguran di Kabupaten Serang



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh