Connect with us

METROPOLITAN

Zona Hijau di Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing

Published

on

Banten Hits.com – Siapa yang dapat menyangka, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing yang dikelola Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dapat merubah wajah dan image nya dari TPA sebagai lokasi terbau dan kotor kini menjadi zona hijau yang nyaman.

Banten Hits.com – Siapa yang dapat menyangka, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing yang dikelola Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dapat merubah wajah dan image nya dari TPA sebagai lokasi terbau dan kotor kini menjadi zona hijau yang nyaman.

Berkat perjuangan keras DKP, kini TPA yang terkenal dengan lokasi pembuangan sampah akhir masyarakat Kota Tangerang kini dapat dinikmati dari sisi lainnya. 

Sisi-sisi yang dapat dinikmati masyarakat diantaranya green garden, lapangan futsal, green house, kolam ikan, jongging trek, lokasi pemrosesan sampah dan pemrosesan pupuk. 

“Kita terus melakukan berbagai usaha untuk penanganan sampah mulai dari pola pengangkutan dilapangan hingga pemrosesannya di TPA. Tidak hanya itu, kami juga terus menggugah peran serta masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam penanganan sampah,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang, Ivan Yulianto.

Upaya pengangkutan sampah dilapangan dikatakan Ivan seperti memaksimalkan petugas dan armada  dilapangan dengan bentor yang menjangkau pelosok kampung dan truk-truk yang ditambah jumlahnya hingga pola pengangkutan sampah malam hari.

Ivan juga mengatakan upaya-upaya lain merubah image sampah sebagai benda bau dan tidak berdaya guna juga terus digalakkan misalnya saja dengan menggugah kesadaran masyarakat untuk ikut mengolah sampah diwilayahnya masing-masing dengan membentuk komunitas peduli sampah hingga merubah tampilan TPA Rawa kucing yang selama ini terkesan kumuh dengan sentuhan-sentuhan keasrian.

Sekertaris DKP, Sugiharto Achmad Bagja mengatakan bahwa sampah adalah hal yang tidak mungkin dihindari, melainkan ditangani, penanganan secara komprehensif terus dilakukan DKP bersama dengan masyarakat, termasuk juga merubah pandangan terhadap TPA.

“Zona hijau kita canangkan di TPA RAwa Kucing, hamparan hijau disekitar TPA diharapkan menjadi cerminan sampah bukan lagi hal yang menjijikkan. Kedepan kami juga akan menyediakan lahan terintegrasi antara manusia, tumbuhan dan hewan disini, dengan demikian dapat terlihat hubungan mahluk hidup yang saling berkolaborasi,” tuturnya saat ditemui.

Luas lahan TPA Rawa Kucing kata Sugiharto seluas 34 hektar, dimana 17,5 hektar dijadikan lahan untuk sampah, sementara sisanya digunakan untuk penunjang keasrian TPA seperti yang saat ini sudah ada di TPA Rawa Kucing diantaranya, pertanian terpadu, peternakan, perikanan, green garden, lapangan futsal, green house, kolam ikan, jongging trek, lokasi pemrosesan sampah dan pemrosesan pupuk. (Advertorial)

BACA :  Bocah di Cibadak Lebak Tenggelam di Eks Galian Tanah Tol Serang-Panimbang, Polisi Panggil Pemilik


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler