Connect with us

METROPOLITAN

Bank Mandiri Akui Dibobol Hacker, Modusnya Dialami Nasabah di Tangerang

Published

on

Banten Hits.com – Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Rohan Hafas, mengakui ada nasabah Bank Mandiri yang menjadi korban kejahatan daring yang pelakunya jamak disebut hacker.

“Bank Mandiri dan bank yang digunakan sebagai tujuan pelaku kejahatan mengalihkan dana dari rekening korban sepakat membekukan dana itu,” kata Rohan Hafas seperti dilansir Harian Kompas, Jumat (17/04/2015).

Banten Hits.com – Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Rohan Hafas, mengakui ada nasabah Bank Mandiri yang menjadi korban kejahatan daring yang pelakunya jamak disebut hacker.

“Bank Mandiri dan bank yang digunakan sebagai tujuan pelaku kejahatan mengalihkan dana dari rekening korban sepakat membekukan dana itu,” kata Rohan Hafas seperti dilansir Harian Kompas, Jumat (17/04/2015).

Pernyataan Rohan Hafas mengingatkan pada kasus raibnya uang ratusan juta milik nasabah Bank Mandiri Kisamaun Tangerang, Muhammad Muchdi. Modus yang dijelaskan Hafas pun persis seperti yang dialami Muhammad Muchdi.

Kepada Banten Hits.com, Muhammad Muchdi menuturkan, peristiwa raibnya uang tabungannya itu terjadi pada Kamis (05/04/2015) lalu, saat hendak transfer untuk pembayaran kusen rumah ke koleganya di sebuah ATM di Cipondoh, Kota Tangerang. (BACA JUGA : Ratusan Juta dari Rekening Bank Mandiri Raib)

Setelah mengalami beberapa kali gangguan gagal transfer di ATM-nya, tiba-tiba beberapa hari kemudian diketahui uang ratusan juta miliknya telah raib dan berpindah ke sejumlah rekening yang tidak diketahui. Belum ada penjelasan resmi dari Bank Mandiri. Kasus tersebut kini ditangani Polres Metro Tangerang. (Rus)

BACA :  BNNP Banten Selidiki 'Blue Safir' Narkoba Jenis Baru Menyerupai Permen


Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler