Connect with us

METROPOLITAN

Imala Sebut Pemkab Lebak Setengah Hati Tindak Truk Pasir Nakal

Published

on

Banten Hits.com – Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak benar-benar menjalankan fungsi pengawasannya terhadap kendaraan-kendaraan bermuatan hasil tambang, salah satunya truk pengangkut pasir. Pasalnya, sampai saat ini pengawasan Dishub terhadap truk-truk pengangkut pasir yang tidak taat aturan masih dinilai setengah hati. Terutama, truk-truk yang mengangkut pasir di sekitar ruas Jalan Rangkasbitung-Cimarga.

“Masih banyak truk yang mengangkut pasir dengan muatan basah, melebihi tonase sampai tidak menutup muatannya dengan terpal,” ujar Wawan Setiawan, Ketua Imala Cabang Rangkasbitung, kepada Banten Hits.com, Kamis (7/5/2015).

Kata Wawan, kondisi ini masih terus terjadi, lantaran lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemerintah Daerah melalui SKPD terkait. Dishub, menurutnya adalah salah satu Dinas yang punya peran penting dalam mencegah masih maraknya truk-truk pengangkut pasir yang tidak taat aturan tersebut.

BACA :  Ablasi Sungai Cidurian Gerus Rumah Nenek Sebatang Kara di Maja

“Dishub harus tegas memberikan tindakan sanksi kepada truk-truk yang membandel. Jangan terus dibiarkan, karena selain membuat jalan tidak awet, juga bisa mengganggu pengguna jalan,” tuturnya.

Selain itu, Imala juga meminta kepada Dishub agar membangun pos pengawasan di ruas jalan Rangkasbitung-Leuwidamar. Hal tersebut sebagai salah satu langkah Pemda untuk mencegah truk-truk yang masih saja membawa muatan basah atau melenbihi tonase.

“Sangat penting, tapi lagi-lagi keberdaan pos pengawasan juga harus disertai dengan ketegasan petugasnya. Karena, jika tidak sama saja,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Wawan mengaku sudah menyampaikan langsung kepada Kadishub Lebak, Al Kadri kemarin.

“Kita sudah sampaikan kemarin langsung kepada beliau dan mendesak jajarannya benar-benar serius mengawasi dan memaksimalkan keberadaan pos-pos pengawasan. Jangan lagi tutup mata dan terkesan cuek. Tak hanya Dishub, semua pihak yang berkaitan dengan kondisi ini kami minta respect dengan persoalan ini. Kami pun rencananya akan beraudiensi dengan Kapolres karena kemarin Kadishub menyampaikan minimnya personel,” tegasnya. (Nda)

BACA :  Dua Kampung Lagi di Cilegon Bakal Digerus Pembangunan PT Synthetic Rubber Indonesia



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler