Connect with us

METROPOLITAN

Pria Berseragam Pemuda Pancasila Tewas Dipenuhi Luka Bacok

Published

on

Banten Hits.com – Purnama Ramdani (27), seorang tukang parkir yang mengenakan celana loreng seragam ormas Pemuda Pancasila, tewas dipenuhi luka bacok di Jalan Hos Cokro Aminoto tepatnya di depan Perum Puri Beta II, Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (10/5/2015) jam 01.30 WIB.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Banten Hits korban yang merupakan warga  Jalan Swadaya,  Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tanggerang, tewas setelah terlibat perkelahian dengan sekelompok pria yang diduga anggota salah satu ormas.

Saksi kejadian, Muhammad Nasrullah (30) mengatakan, awalnya korban datang ke TKP bersma pacaranya Novi. Mereka kemudian berhenti di Alfa Midi yang ada di lokasi.

BACA :  Pengemudi di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran, Operasi Patuh Kalimaya 2019 Polda Banten Jaring 19.471 Kendaraan

Selanjutnya, korban meninggalkan pacarnya pamit untuk membeli minuman ringan dengan berjalan kaki. Saat itu korban mengenakan celana seragam loreng Pemuda Pancasila. Kurang lebih 100 meter setelah korban berjalan, dia  bertemu dengan sekelompok orang yang diduga anggota ormas.

Entah siapa yang memulai, mereka kemudian terlibat perkelahian yang tak seimbang. Korban akhirnya meninggal dunia akibat luka sobek di bagian kepala, leher belakang, dan luka tusuk di bagian rusuk sebelah kiri.

Kasus pembunuhan itu kini ditangani Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Ciledug. (Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler