Connect with us

METROPOLITAN

Akibat Normalisasi Kali Angke, Belasan Rumah Warga Ciledug Indah Rusak Parah

Published

on

Banten Hits – Belasan rumah warga di perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang rusak parah akibat normalisasi Kali Angke.
Meski sudah ada perjanjian oleh pelaksana proyek, namun hingga kini rumah warga tak kunjung diperbaiki.

Wartawan Banten Hits Hendra Wibisana melaporkan, rumah warga yang berada di dekat Kali Angke mengalami kerusakan dibagian dinding dan juga pondasi. Kerusakan itu terlihat  hampir merata di setiap rumah yang berada di RT 01 hingga 03, RW 6.

Hal ini sebagaimana dialami oleh kediaman Sofiah, salah seorang warga Perumahan Ciledug Indah. Rumahnya yang berada di RT 01 itu, bahkan nyaris ambruk karena dinding dan pondasinya mengalami kerusakan parah.

BACA :  Jalur Wisata di Pandeglang Lumpuh saat Liburan, Ini Saran PHRI

“Proyek normaliasi kali angke ini sudah berjalan hampir satu tahun, tapi hingga saat ini rumah warga yang mengalami kerusakan tak kunjung diperbaiki,” kata dia, Sabtu (16/5/15).

Sofiah mengaku ia dan warga lainnya sudah mengadukan kerusakan ini kepada RT dan RW setempat, bahkan hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Namun aduan warga tersebut tak juga digubris oleh pelaksana proyek normalisasi kali angke.

“Sebelumnya pihak proyek berjanji akan memperbaiki rumah warga. Tapi hingga kini belum juga ada perbaikan,” ujar Sofiah.

Sofiah mengaku sebelumnya pelaksana proyek memang sempat mendatangi rumah warga yang mengalami kerusakan. Hal itu dilakukan saat warga tidak berada di rumah. Perbaikan yang dilakukan pun hanya menambal sulam keretakan rumah di bagian luar saja.

BACA :  'Dicegat' Mahasiswa Penyandang Disabilitas Usai Pengajian; Syafrudin-Subadri Diingatkan Tentang Hak Difabel

“Kita berharap pihak PT Hutama Karya dan PT Bumi Karya (KSO) sebagai pemborong normaliasi kali angke memperbaiki seluruh ruangan rumh warga yang mengalami kerusakan yang sangat parah. Tuntutan kami ini sesuai yang dijanjikan oleh pihak pemborong terhadap warga. Jangan cuma janji-janji aja,” tuturnya.

Pransiska Sari, warga lainnya bahkan mengaku semua bagian rumah miliknya mulai dari pondasi hingga seluruh ruangan mengalami keretakan. Ia khawatir jika tidak segera diperbaiki rumahnya bakal ambruk.

“Hampir semuanya pak, dinding dan pondasi sudah bergeser dan retak-retak akibat getaran paku bumi dan alat berat pada waktu pengerjaan normaliasi kali angke,” ujarnya.

Sambil menunjukan seluruh ruangan rumahnya yang rusak parah, Pransiska mengaku sampai saat ini belum ada dari pihak pelaksana proyek yang berkunjung ke rumahnya untuk melakukan perbaikan.

BACA :  Jalan Poros Desa di Mekarsari Lebak Lama Dibiarkan Rusak

“Kalau gak salah proyek normaliasi ini akan berakhir pada tanggal 28 Mei 2015, tapi hingga saat ini, rumah warga yang mengalami kerusakan belum diperbaiki,” terangnya.

Jika hingga proyek normalisasi Kali Angke selesai dan tak juga ada perbaikan, warga mengancam akan berunjuk rasa ke Kantor Dinas Pekerjaaan Umum Kota Tangerang. (Uud)



Terpopuler