Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Sambut MEA 2015, SDM Indonesia Harus Miliki Kemampuan Komunikasi

Published

on

Banten Hits – Pemberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  yang berlangsung pada akhir tahun ini sudah di depan mata. Ada bekal utama yang harus dimiliki oleh Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dalam menghadapi era itu, yakni kemampuan berkomunikasi.

Menurut Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Ibnu Hamad, dari 14 kriteria skill dasar, ada 4 yang umumnya diminta bursa kerja dan semuanya menyangkut soal komunikasi. Poin yang dimaksud tersebut adalah mendengarkan, membaca, komunikasi lisan, dan komunikasi tulisan.

Lanjut Ibnu, kemampuan komunikasi tidak hanya dibutuhkan oleh SDM perorangan saja, tetapi juga skala bangsa dalam hal ini Indonesia. Oleh karena itu, ia berpendapat penting bagi RI memiliki dan memperkuat national branding di tengah-tengah komunitas Asean.

BACA :  1 April, Pengguna Jalan Tol Dikenakan PPN 10%

“Peran komunikasi dalam MEA untuk memberitahukan dan mempromosikan,” kata Ibnu dalam Conference on Communication and New Media Studies Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Selasa (19/5/2015).

Dia menjelaskan penduduk RI setara 40% populasi masyarakat Asean. Jumlah ini bisa menjadi potensi pasar yang potensial. Tanpa perbaikan strategi komunikasi skala nasional maupun skill komunikasi bagi individu, menurutnya bisa-bisa Indonesia cuma jadi lapak dagang negara Asean lain.

Apalagi mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia terbanyak hingga mencapai 139 juta pada 2015, dan ini bisa jadi target empuk pebisnis e-commerce asing.

Setiap tahun jumlah pengguna internet di Tanah Air tumbuh. Pada 2013 baru sekitar 82 juta orang, namun pada tahun lalu sudah mencapai hingga 107 juta orang.

BACA :  Komisi II Dorong Pemprov Banten Maksimalkan Potensi UKM

“Seharusnya komunikasi bisa menyadarkan masyarakat akan tibanya MEA,” jelas Ibnu. (Uud)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler