Connect with us

METROPOLITAN

Dicari! 56 Guru SD Berkualitas di Lebak untuk Ditempa FGIM

Published

on

Banten Hits – Festival Gerakan Indonesia Mengajar (FGIM) mencari 56 guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lebak untuk ditempa supaya memiliki kemampuan kreativitas dan motivasi mengajar yang tinggi.

Menurut Panitia FGIM 2015 Kabupaten Lebak, 56 guru SD di Kabupaten Lebak yang terpilih, nantinya akan mengikuti “Lokakarya Guru Muda Penggerak Lebak” yang akan digelar 9-10 Juni 2015 di Gedung PGRI Kabupaten Lebak.

Melalui kegiatan ini, FGIM berharap bisa menemukan aktor penggerak pendidikan, yakni guru – guru terbaik Lebak yang memiliki motivasi tinggi untuk meningkatkan kapasitas diri. Selain itu, kegiatan “Lokakarya Guru Muda Penggerak Lebak” bertujuan memfasilitasi guru-guru terbaik Lebak dalam meningkatkan kapasitas.

BACA :  Nah Loh, Puluhan Truk Ditindak Dishub Tangerang Gegara Cuekin Jam Operasional dan Muatan

“Pemetaan yang sudah dilakukan beberapa waktu, disimpulkan bahwa kebutuhan daerah Kabupaten Lebak adalah peningkatan sumber daya tenaga pendidik di bidang kreativitas dan motivasi mengajar,”  tulis panitia dalam dokumen yang dikirim ke redaksi Banten Hits.

Dijelaskan, Guru Muda Penggerak Lebak terbuka untuk guru-guru terbaik tingkat sekolah dasar di kecamatan, se-Kabupaten Lebak yang memiliki motivasi, loyalitas, dan cita-cita berkontribusi yang tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak. 

“(Terpenting) memiliki asas kerelawanan, dan semangat membangun negeri melalui peningkatan daerah,” jelasnya.

Selama ini, FGIM telah berhasil menggalang energi positif dari relawan berbagai kalangan, hingga saat ini berjumlah lebih dari 1000 relawan. Mereka berani ambil bagian dengan sukarela kerja bakti bersama membangun negeri. 

BACA :  Dua Pria di Cilegon Gondol Barang Berharga Milik Keluarga Pasien RS Hermina saat Sedang Tidur

Festival Gerakan Indonesia Mengajar dikelola seluruhnya oleh relawan penggerak, mulai dari relawan panitia, relawan fasilitator, dan relawan profesional yang akan dikirim ke daerah-daerah penempatan pengajar muda.(Rus)

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler