Connect with us

METROPOLITAN

Eksekusi Rumah “Gono Gini” di Panongan Memanas

Published

on

Banten Hits – Eksekusi bangunan rumah oleh Pengadilan Agama (PA) di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, memanas. Pasalnya, Hj Mundaroh sebagai tergugat enggan mengosongkan rumah yang sudah ditempati selama bertahun-tahun tersebut, Selasa (9/6/2015).

Informasi sementara yang dihimpun Banten Hits, eksekusi tersebut terkait kasus perceraian antara Hj. Mundaroh dan H. Misarudin dirasa tidak adil, dalam pembagian harta gono-gini kepada pihak Hj. Mundaroh. Namun, Mahkamah Agung (MA) memenangkan Misarudin selaku penggugat.

Dalam eksekusi bangunan tersebut, terlihat puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Panongan berjaga-jaga dirumah tergugat yang tidak ingin dikosongkan rumah tersebut.

Panitera Sekertaris Pengadilan Agama Tigaraksa, Baehaki dalam membacakan tuntutannya mengatakan pihaknya meminta baik-baik pihak tergugat untuk mengosongkan bangunan tersebut.

BACA :  Terkendala Perencanaan, 33 Paket di Pandeglang Belum Dilelangkan

“Kami meminta kepada tergugat untuk secara sukarela mengosongkan bangunan atau tim eksekusi yang akan mengosongkannya,” ujarnya dalam pembacaan berita acaranya.

Eksekusi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polresta Tangerang, Polsek Panongan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang. (Uud)



Terpopuler