Connect with us

METROPOLITAN

Jelang Puasa, Warga Juga Borong ATK

Published

on

Banten Hits – Menjelang bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi, bukan hanya kebutuhan bahan pokok yang sudah mulai dibeli warga, namun kebutuhan alat tulis seperti buku bolpoint, dan lain sebagainya juga mulai diburu warga.

Pantauan Banten Hits, Minggu (14/6/2015), di toko Puteri Melati salah satu toko yang menyediakan kebutuhan alat tulis, yang terletak di Jalan Stasiun Timur, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, terlihat banyak warga yang membeli kebutuhan alat tulis.

Umumnya, alat tulis dan peralatan lain dibeli lantaran untuk mempersiapkan awal masuk pelajaran baru yang akan dimulai pada akhir Juni nanti.

Selain itu, mereka juga mengaku sengaja membeli jauh-jauh hari kebutuhan putera/i nya sekolah agar tidak berbarengan dengan kebutuhan selama puasa dan jelang lebaran.

“Sengaja emang jauh-jauh sebelum mau masuk sekolah, biar tenang, apalagi ini kan udah mau puasa nanti pasti banyak kebutuhan lain. Kalau belinya mau deket-deket masuk sekolah bisa kebarengan sama kebutuhan mau lebaran juga,” tutur Eni salah seorang warga yang mengaku membeli kebutuhan ATK untuk anaknya yang baru akan duduk di bangku kelas 1 SD.

Eni mengatakan, kebutuhan yang ia beli untuk puteranya antara lain, seperti buku tulis, pansil, tempat pensil, tas dan lain-lain.

“Ya, yang penting-penting dulu sih kayak buku saya beli 2 pak, terus pensil, tempat pensil. Kalau yang lainnya kan bisa nyusul, minimal sudah tenang lah kebutuhan sekolah anak udah dibeli,” ujarnya.

Sementara itu, Nike, salah satu pegawai di toko buku tersebut menuturkan, warga mulai berburu kebutuhan ATK sejak sepekan yang lalu.

“Udah dari seminggu yang lalu mulai ramai pada beli buku, pensil dan kebutuhan sekolah lain. Ada yang emang beli buat kebutuhan dipakai sendiri, dan ada juga yang beli dalam jumlah banyak untuk kebutuhan sekolah,” jelasnya.

Rata-rata, kata dia, satu pembeli bisa membeli 2-5 pak buku.

“Ada yang 2 sampai 5 pak kalau buku tulis yang ukuran standar. Kalau mahal atau enggaknya itukan tergantung yang belinya, satu pak ada yang Rp8.000, Rp.15.000, Rp.20.000 sampai Rp.35.000 per pak nya,” terangnya. (Uud)

Trending