Connect with us

CITARASA

Leyeh-leyeh di Keude Kopi Tarik Aceh Yang Bikin Nagih !

Published

on

Senja selalu menawarkan momen istimewa. Karenanya, saya selalu membayangkan, betapa nikmatnya menghabiskan senja ditemani segelas kopi. Menyeruputnya sampai tegukan terakhir hingga senja temaram perlahan. 

Lalu esok paginya, momen tak kalah istimewa juga hadir. Bau pagi yang segar dan matahari yang hangat menemani kita menikmati lagi secangkir kopi, yang kali ini ditemani sepiring pisang dan singkong goreng.

Apa yang saya bayangkan ternyata menjadi kenyataan pada Jumat (12/6/2015) pagi. Saya menemukan segelas kopi tarik khas Aceh Utara dan sepiring singkong di Keude Kopi Tarik Aceh “Siang Malam” yang berada di kawasan Tangerang City. Tak mampu terceritakan bagaimana senangnya mendapatkan apa yang kita bayangkan.

BACA :  Gurihnya Santap Ayam Kampung Goreng RM HJ Ciganea

Kedai kopi itu sudah ada sejak kawasan bisnis Tangerang City berdiri. Posisinya berada di sudut arena downtown Tangerang City.

Di kedai ini, pengunjung bisa memesan berbagai varian kopi tarik khas Aceh. Mulai dari kopi tarik hitam, kopi tarik susu, atau kopi tarik susu telur. Yang terakhir disebut, mungkin masih tergolong asing.

Menurut Agus Santoso (23) seorang barista atau pembuat kopi di kedai itu, bagi sebagian orang, kopi tarik susu telur diyakini sebagai ramuan kesehatan pembangkit vitalitas.

“Yang memesan kopi ini umumnya mereka yang sudah dewasa,” kata Agus.

Jika “ramuan khusus” itu lebih disukai pria dewasa, varian kopi tarik susu dengan atau tanpa es, juga tak kalah favorit. Namun kebanyakan penyuka varian ini adalah kaum hawa atau anak-anak remaja.

BACA :  Menikmati Hidangan Khas Betawi yang Berkelas

Agus menjelaskan, kopi tarik adalah kopi khas wilayah Bireun, Aceh Utara. Kopi tarik tergolong dalam jenis campuran arabica dan robusta.

“Yang benar-benar tukang ngopi, mereka akan memesan kopi tarik hitam tanpa gula. Sebagian orang hanya menambahkan sedikit susu sebagai pengganti gula,” terang Agus.

Sore hari hingga malam hari merupakan jam favorit para penikmat kopi di kedai ini untuk berkunjung. Umumnya mereka merupakan pegawai kantoran yang berkantor di kawasan Tangerang City.

Nah, jika Anda penasaran dengan menu yang ditawarkan di Keude Kopi Tarik Aceh “Siang Malam”, Anda sebaiknya menyempatkan diri untuk datang. Rasakan sendiri momen istimewa menikmati kopi di tengah senja yang tengah beringsut untuk pergi….  

BACA :  Di Sans Kafe, Kehidupan Dimulai dari Segelas Kopi

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler