Connect with us

METROPOLITAN

Bupati Pandeglang Tak Tahu Anggaran untuk Pasien Miskin Habis

Published

on

Banten Hits – Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengaku belum mengetahui surat yang dilayangkan RSUD Berkah Pandeglang ke DPRD Kabupaten Pandeglang. Padahal, dalam surat tersebut ada persoalan penting menyangkut masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Wartawan Banten Hits Saepulloh melaporkan, surat RSUD Berkah Pandeglang yang ditujukan ke DPRD Kabupaten Pandeglang itu bernomor 800.445.140.RSUFREE.VI.2015. Dalam surat itu disebutkan, terhitung 5 Juni 2015, RSUD Berkah Pandeglang tidak akan melayani pasien dengan Surat Keterangan Tanda miskin (SKTM) atau Jamkesda karena anggaran telah habis.

(BACA JUGA : Anggaran Habis, RSUD Berkah Pandeglang Tolak Layani Pasien Miskin)

Ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/6/2015), Erwan Kurtubi mengatakan, akan segera memanggil dirut RSUD Berkah Pandeglang. Menurutnya, pelayanan terhadap pasien yang menggunakan SKTM dan Jamkesda harus diutamakan karena itu menyangkut kebutuhan yang mendesak.

“Karena anggaran dari pusat itu kan turunnya tidak serentak tapi bertahap. Jika ada pasien yang terlantar itu keterlaluan. Harus tetap dilayani karena orang sakit tidak bisa ditunda-tunda,” ucapnya.

Diketahui, untuk menangani pasien dengan SKTM atau Jamkesda, RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar setiap bulannya. Namun saat ini anggaran yang tersedia hanya Rp 200 juta.(Rus) 

 

Trending